Jakarta – Indonesia mendorong negara-negara BRICS menjadikan sumber daya, kapasitas produksi, teknologi, dan pasar bersama sebagai basis industrialisasi kolektif. Kerja sama tersebut dinilai mampu meningkatkan investasi, memperkuat industri, menciptakan lapangan kerja, serta mendongkrak nilai ekonomi bagi seluruh negara anggota.
Indonesia menilai BRICS memiliki modal sumber daya melimpah yang dapat menjadi fondasi pengembangan industri masa depan. Sumber daya tersebut mencakup mineral kritis, logam tanah jarang (rare earth), energi, hingga sumber daya terbarukan untuk mendukung teknologi bersih dan teknologi tinggi.
BACA JUGA:Reshuffle Kabinet, Menko PMK-Wamenkeu Tiba di Istana
BACA JUGA:Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa negara-negara anggota BRICS memiliki kombinasi sumber daya, kapasitas produksi, kemampuan teknologi, serta pasar yang sangat besar. Kekuatan raksasa ini dapat disinergikan untuk menghadapi tantangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
“Karena itu, izinkan saya menawarkan sesuatu yang konkret. Mari kita melakukan industrialisasi bersama dan mengoptimalkan sumber daya serta kapasitas yang kita miliki bersama,” ujar Prabowo dalam pertemuan BRICS, Minggu (13/9/2026).
Ia menjelaskan bahwa industrialisasi bersama ini bakal membuka kran investasi yang lebih besar serta memperkuat struktur industri negara anggota. Penguatan sektor industri tersebut diyakini dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat.
/2016/08/05/2067564038.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2026/05/10/844587237.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347253/original/049463600_1789288101-268797.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343276/original/054770500_1788849780-email-attachment_2026_09_08_ariefhakim-at-klyid_ikuti-mandat-prabowo-subainto-bri-siapkan-akses-rekening-buat-masyarakat_1000434366.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1831245/original/091913500_1515970872-B2_IMG_1432.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346546/original/018136700_1789179406-Presiden_Prabowo_hadiri_BRICS_2026-12_September_2026a.jpg)