Jakarta – Pemerintah Iran menyatakan bahwa potensi kerja sama ekonomi di sektor energi, pertambangan, hingga pembelian pesawat terbang tengah dibahas dalam rangkaian negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Langkah ini disebut sebagai upaya untuk mencapai kesepakatan nuklir baru yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.
Seorang diplomat Iran mengatakan pembicaraan yang berlangsung beberapa waktu terakhir bertujuan tidak hanya meredakan ketegangan geopolitik, tetapi juga membuka peluang investasi dengan imbal hasil tinggi dan cepat bagi kedua pihak. Negosiasi lanjutan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat antara delegasi Teheran dan Washington.
BACA JUGA:Penguatan Militer AS di Dekat Iran Terpantau dari Satelit
BACA JUGA:Israel Miliki 50.000 Tentara Berkewarganegaraan Ganda, Satu Tercatat dari Indonesia
BACA JUGA:Libur Imlek 2026, Bursa Saham Asia Bervariasi
Dikutip dari CNBC, Senin (16/2/2026), Pemerintah AS, di bawah Presiden Donald Trump, disebut lebih memilih jalur diplomasi meski tetap menyiapkan opsi tekanan jika perundingan gagal. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa upaya mencapai kesepakatan dengan Iran bukan hal mudah, namun tetap akan dicoba melalui negosiasi.
Di sisi Iran, Wakil Direktur Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Hamid Ghanbari menekankan pentingnya kepentingan ekonomi bersama agar kesepakatan berkelanjutan. Ia menyebut kerja sama di ladang minyak dan gas, investasi pertambangan, hingga transaksi pembelian pesawat termasuk dalam agenda pembahasan.
/2025/12/19/1467958746.jpg)
/2021/11/26/1195231662.jpg)
/2020/10/25/1497612513.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504543/original/057364300_1771241732-Foto_Kementerian_Pertanian_.jpeg)

/2025/06/29/1914523054.jpg)
/2025/10/05/1430246033.jpg)
/2025/12/20/614118427.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489835/original/093910600_1769935832-7.jpg)