Jakarta – Pemerintah akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan terhadap implementasi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk mengukur dampaknya terhadap penerimaan negara. Langkah tersebut dilakukan seiring dimulainya penerapan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui mekanisme satu pintu.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah masih memerlukan waktu untuk menilai efektivitas kebijakan tersebut karena pelaksanaannya baru dimulai. Menurut dia, hasil evaluasi berkala akan menjadi dasar untuk melihat kontribusi DSI terhadap penerimaan negara.
BACA JUGA:Moratorium Dicabut, Indonesia Kembali Bisa Ekspor Udang ke Arab Saudi
BACA JUGA:Pinta Pengusaha Soal Tata Kelola Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya
BACA JUGA:Ekspor Lewat BUMN Bikin Laporan Pendapatan Emiten Lebih Transparan
DSI ini akan dimonitor dan dievaluasi setiap tiga bulan. Jadi, sekitar tiga bulan dari sekarang baru kami bisa menyampaikan dengan lebih jelas dampak kebijakan DSI terhadap penerimaan negara,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers, Minggu (31/5/2026).
Purbaya menjelaskan, pemerintah sebenarnya telah melakukan berbagai perhitungan terkait potensi tambahan penerimaan negara dari implementasi DSI. Namun, hingga saat ini pemerintah belum dapat menyampaikan angka yang pasti karena masih menunggu hasil pelaksanaan di lapangan.
“Sudah dihitung, tetapi kami belum bisa mendapatkan angka yang pasti,” kata Purbaya.
Ia menuturkan, kebijakan tata kelola ekspor satu pintu tersebut masih berada pada tahap awal sehingga dampak riilnya belum dapat diukur secara akurat. Karena itu, pemerintah akan terus memantau perkembangan implementasinya sebelum menyimpulkan pengaruhnya terhadap penerimaan negara.
Karena kebijakan ini masih sangat baru. Kami belum bisa melihat seperti apa dampaknya secara nyata,” ujar Purbaya.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562097/original/092106500_1776779128-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571829/original/093118300_1777704198-AP26122040085377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2806775/original/085774600_1557974781-20190516-Tarif-Batas-Atas-Tiket-Pesawat-Turun-FANANI-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4278948/original/099543400_1672614637-FOTO.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7879386/original/072333100_1780706799-34bcf686-7d80-4484-b2b1-e29a0e3c2d42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7887539/original/017845300_1780715943-d8205fc1-cf0f-47e4-b8af-460e340c5d9e__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7899793/original/072055000_1780729531-db0b0f2a-f0a2-498b-93da-9a508e244d65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7899874/original/016505800_1780729580-db0b0f2a-f0a2-498b-93da-9a508e244d65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)