Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan mengedepankan prinsip transparansi dalam proses pembentukan hingga operasional bisnisnya untuk menjawab kekhawatiran pelaku pasar atas kehadiran entitas baru tersebut.
Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir mengatakan, pihaknya memahami munculnya berbagai pertanyaan dan kekhawatiran dari pelaku usaha sejak DSI diumumkan.
BACA JUGA:Kelola Ekspor, Danantara Sumberdaya Tetap Kejar Untung
BACA JUGA:Danantara Sebut Kepercayaan jadi Kunci Stabilitas Pasar Modal Indonesia
BACA JUGA:Danantara Jamin Kehadiran BUMN Ekspor Tak Ganggu Kontrak Lama
BACA JUGA:Luhut Buka Suara Soal Isu Pengambilalihan Fungsi Bea Cukai
Karena itu, menurut dia, Danantara akan menjaga komunikasi secara terbuka dengan pasar agar seluruh proses pembentukan DSI dapat dipahami secara jelas oleh pelaku industri maupun investor.
“Nanti kami juga akan memberikan pembaruan kepada pasar setiap dua sampai tiga minggu sekali mengenai perkembangan yang ada,” ujar Pandu saat acara diskusi di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, langkah tersebut penting untuk mengurangi ketidakpastian yang sempat muncul di pasar terkait arah dan peran DSI ke depan.
“Dengan begitu, ketidakpastian yang ada bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih terukur sebagai sebuah risiko,” katanya.
Pandu menegaskan, kehadiran DSI bukan untuk menimbulkan keresahan baru di industri, melainkan untuk menciptakan ekosistem perdagangan komoditas yang lebih sehat, lebih besar, dan memberi manfaat lebih besar bagi Indonesia.
Menurut dia, keterbukaan menjadi kunci utama agar pelaku pasar dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan bisnisnya di tengah perubahan kebijakan tersebut..
Ia menyatakan, Danantara dan DSI siap menerima berbagai masukan dari pelaku pasar selama proses transisi berlangsung. Menurutnya, komunikasi dua arah menjadi bagian penting agar pelaksanaan kebijakan dapat berjalan sesuai kebutuhan industri.
Kami harus hadir dan menjawab semua kekhawatiran yang ada. Tugas kami adalah mendengar, menampung, lalu menerjemahkannya kepada regulator,” pungkas dia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/7007071/original/006644500_1779778716-1000329744.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4880407/original/032839300_1719840035-IFG_Life.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4802755/original/092840900_1713245923-20240416-Hari_Pertama_ASN_Setelah_Cuti_Lebaran-HER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1420675/original/050202900_1480428315-20161129--Pasar-Keramik-Nasional-Mulai-Meningkat-Jakarta--Angga-Yuniar-02.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4835850/original/094493600_1716028703-20240518-Cuaca_Panas_India-AP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4753187/original/088955000_1708926807-Screenshot_20240226_112613_YouTube.jpg)