Jakarta – Cuaca panas ekstrem di Eropa picu masalah ekonomi,seiring gelombang panas mendongkrak biaya, menghambat bisnis, dan memperlambat pertumbuhan karena kebakaran hutan dan kekeringan.
Melansir CNBC, Minggu (2/8/2026), kebakaran hutan besar telah terjadi di Prancis dan Spanyol, membakar 300.000 ekar, sehingga 300.000 orang terpaksa dievakuasi. Kejadian ini serupa dengan yang terjadi di Los Angeles, yakni saat sumber daya pemadam kebakaran dikuras habis, dan evakuasi massal serta kehancuran ribuan rumah terjadi.
BACA JUGA:Tiga Indikator Menguat, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Cerah
BACA JUGA:Purbaya Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 6% pada 2026
BACA JUGA:Harga Daging di Pasar Kebayoran Lama Turun, Pedagang Beberkan Alasannya
World Meteorological Organization (WMO) dalam laporannya mengungkap saat melihat Eropa pada 2025, benua tersebut mengalami peningkatan dalam resiko kebakaran hutannya, lantaran semakin banyak kebakaran besar dan jangka waktunya semakin panjang. Menurut WMO, Eropa Barat mengalami Juni terpanasnya tahun ini.
Menteri Keuangan Prancis, Roland Lescure mengatakan pada Senin kebakaran hutan yang terkini menjadi “tamparan keras” bagi ekonomi lokal.
Namun, kebakaran ini hanyalah satu komponen dari tekanan ekonomi yang lebih luas, yang memengaruhi layanan kesehatan, pendinginan, transportasi, pertanian, asuransi dan dana publik, dan semuanya dipicu oleh suhu yang kian meningkat.
Pakar ekonomi juga telah memperingatkan gelombang panas, yang sudah dialami Eropa sebanyak tiga kali dalam enam minggu, dapat mengurangi keluaran karena mengurangi produktivitas, menghambat rantai pasokan, membuat lesu pariwisata, dan mendongkrak harga pangan, mengubah cuaca musim panas menjadi risiko makroekonomi berulang.
“Ini adalah tantangan ekonomi yang sangat besar,” ujar seorang peneliti senior di Bruegel, yang berspesialisasi dalam kebijakan energi dan iklim, Georg Zachmann, kepada program “Squawk Box Europe” CNBC pada Selasa.
“Kita harus melakukan segalanya untuk memastikan sistem kita beradaptasi lebih awal secepat mungkin, dan kecepatan perubahan iklim diperlambat sebanyak mungkin, agar kita tidak berada di situasi di mana kita tidak bisa menanggulanginya,” ia menambahkan.



/2026/04/09/1245873096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4902348/original/016720800_1721997346-20240726-Neraca_Perdangangan_RI-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303845/original/091163900_1754130203-Gemini_Generated_Image_4fgq6p4fgq6p4fgq.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299015/original/001342000_1753778278-Gemini_Generated_Image_lw0455lw0455lw04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377702/original/099462300_1760150557-Gemini_Generated_Image_zesvxuzesvxuzesv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313344/original/018060800_1785635741-rr.jpg)