Tangerang – Indonesia merupakan salah satu pasar busana muslim terbesar di dunia. Namun, derasnya arus merek lokal baru dan masuknya brand internasional membuat persaingan semakin ketat. Kondisi ini mendorong UMKM memiliki diferensiasi dan uniqueness yang jelas agar mampu bertahan dan berkembang.
BACA JUGA:Lewat Tenun Modern dan Pameran BRI, Kriti by Lusi Perluas Potensi Wastra Nusantara ke Pasar Mancanegara
BACA JUGA:Saham BBRI Melemah pada Penutupan Sesi I Jumat 2 Januari 2026
YUSUF.IND menjadi salah satu brand yang menjawab tantangan tersebut Didirikan oleh Hendra Mochamad Yusuf pada 2022, brand ini berangkat dari pengamatan bahwa banyak produk lokal berkualitas belum memiliki identitas yang kuat. Di sisi lain, isu limbah fesyen dan dampak fast fashion terhadap lingkungan juga menjadi perhatian utama Yusuf dalam membangun bisnisnya.
“Banyak produk lokal sebenarnya bagus, tetapi tidak punya positioning yang kuat. Untuk itu YUSUF.IND hadir untuk menjawab semua tantangan dengan mengangkat sustainability fashion dan menghadirkan desain modern,” ujar Yusuf.
Ciri khas YUSUF.IND terletak pada penggunaan tenun Baduy yang dipadukan dengan gaya modern, elegan, dan bernuansa Arabic look. Palet warnanya pun dipilih dengan makna khusus, mulai dari hitam elegan, biru khas Baduy, hingga warna-warna bumi. Setiap karya membawa narasi tentang suku Baduy yang memperkuat identitas brand serta mendukung pelestarian budaya dan promosi wisata lokal.
Selain menghadirkan desain yang unik, YUSUF.IND juga berkomitmen menjaga keberlanjutan budaya melalui pemberdayaan penjahit lokal dan pemanfaatan limbah kain untuk produk turunan.
Dalam kurun waktu dua tahun, YUSUF.IND perlahan memperluas jejak bisnisnya ke sejumlah kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Medan dan Makassar. Tak berhenti di pasar domestik, produk YUSUF.IND juga mulai menjangkau konsumen mancanegara melalui sistem pemesanan ke Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong.
“Penjualan dilakukan melalui jaringan reseller yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian, kita optimalkan di marketplace dan media sosial. Saat ini kapasitas produksi YUSUF.IND mencapai 200–400 pcs per bulan, dan omzet meningkat signifikan saat musim Ramadan,” ucapnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462039/original/059715200_1767501896-eb7a855e-41aa-4aed-9f9b-682a9ff4172a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4776905/original/006239500_1710816232-WhatsApp_Image_2024-03-18_at_12.27.40.jpeg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324617/original/050657400_1608026449-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382997/original/028499800_1760612389-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980736/original/005042400_1648714883-20220331-Laporan-SPT-10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463458/original/089586100_1767614421-857fe5ba-036b-4ca4-94d8-597aadee7141.jpeg)