Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan aturan baru agar buruh tani di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan tersebut disiapkan untuk memastikan keterbatasan status atau persyaratan administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi buruh tani yang membutuhkan alat produksi di lapangan.
Menurut Amran, masih banyak buruh tani yang membutuhkan traktor, combine harvester, alat tanam, dan alsintan lainnya, tetapi belum dapat menerima bantuan karena terbentur regulasi yang berlaku saat ini.
BACA JUGA:Amran Copot Korwil KPPG Surabaya saat Rapat, Ini Pemicunya
BACA JUGA:Peternak Ayam Demo, Ini Janji Mentan soal Pakan Murah hingga Serapan Telur
BACA JUGA:Target Tiga Pekan, Mentan Siap Gebuk Mafia Beras Fortifikasi
“Banyak saudara-saudara kita buruh tani di seluruh Indonesia tidak tersentuh karena kebijakan, karena regulasi yang ada. Insyaallah kami kembali ke Jakarta, kami ubah regulasi. Buruh tani boleh dapat traktor, boleh dapat combine, alat tanam, dan seterusnya,” tegas Amran dikutip dari laman Kementan, Rabu (12/8/2026).
Ia menilai perubahan aturan tersebut penting agar bantuan pemerintah benar-benar menjangkau pihak yang membutuhkan alat untuk menggarap lahan, bukan hanya mereka yang memenuhi persyaratan administratif.
Menurut Amran, pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang lebih sederhana dan berpihak pada petani serta buruh tani yang bekerja langsung di lapangan.

/2026/04/24/1722632170.jpg)
/2026/03/27/747598489.jpg)
/2025/06/11/1156270911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566019/original/087479100_1777105262-578f7b38-d547-43bc-9f95-677ebbacfc66.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320206/original/024949500_1786340602-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403240.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321981/original/062671700_1786513135-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_38_32_PM.jpg)