Jakarta – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI meningkatkan pemahaman bersama mengenai standar keselamatan dan ketentuan klasifikasi yang wajib dipenuhi oleh pelaku industri perkapalan.
Hal tersebut diselenggarakan melalui kegiatan Sosialisasi PKBB & PKBL bertema Sinergi Maritim dalam Penguatan Klasifikasi Kapal Nasional Berkeselamatan dan Berdaya Saing Global.
BACA JUGA:BUMN BKI Latih Mahasiswa Soal Keterampilan Survei Kelautan dan Maritim
BACA JUGA:Kemenperin Gaet BKI-Iperindo Jaga Keselamatan Pekerja Industri Galangan Kapal
Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap kapal yang beroperasi di Indonesia memenuhi standar keamanan yang selaras dengan regulasi nasional dan internasional.
Dalam konteks mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga keamanan pelayaran, peningkatan kualitas proses klasifikasi menjadi kepentingan publik yang tidak dapat ditawar.
Dalam pembukaan kegiatan, BKI menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan lembaga klasifikasi agar proses PKBB dan PKBL dapat berjalan secara lebih terstruktur, transparan, dan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BKI menegaskan kembali komitmen lembaga dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Hal ini bertujuan memastikan bahwa standar keselamatan kapal tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten oleh seluruh pihak terkait.
Sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar proses klasifikasi berjalan lebih cepat, transparan, dan sesuai regulasi keselamatan, kata dia,
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3906035/original/015426100_1642415540-20220117-2022-proyeksi-Ekonomi-indonesia-tumbuh-5_2-persen-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446005/original/088102100_1765870455-2578__1_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469835/original/056109300_1768187316-26db77e2-e2e7-483a-8a0d-ce3f0e6c9ee1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469177/original/055054500_1768089089-1000025997.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308849/original/044013300_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)