Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) akan memangkas sekitar 42 entitas usaha dalam grup perusahaan dalam satu tahun ke depan. Nantinya, akan tersisa 15 entitas usaha Pupuk Indonesia pada 2027.
Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria menyampaikan langkah ini jadi bagian transformasi bisnis Pupuk Indonesia. Pemangkasan entitas usaha dilakukan untuk efisiensi proses bisnis perusahaan pelat merah.
BACA JUGA:Penyaluran Pupuk Subsidi dari Pabrik ke Petani Dipasangi GPS
BACA JUGA:Pupuk Indonesia Ekspor Perdana Urea ke Australia, Stok Domestik Dipastikan Aman
BACA JUGA:Temuan BPK: Pabrik Tua Bikin Produksi Pupuk BUMN Boros Rp 9,9 Triliun
BACA JUGA:Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Sejumlah Negara, Berapa Produksinya?
BACA JUGA:Harga Pupuk Subsidi Dipastikan Tetap, Meski Gejolak Selat Hormuz
“Penyederhanaan entitas akan memperkuat fokus bisnis dan meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan,” ujar Dony dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026).
Informasi, ada 57 entitas bisnis Pupuk Indonesia pada 2025. Jumlah itu akan dipangkas dengan menyisakan 17 entitas di 2026, dan menjadi 15 entitas pada 2027. Dengan begitu, ada sekitar 42 entitas usaha yang dipangkas.
Melalui struktur baru tersebut, Pupuk Indonesia diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat sinergi antarentitas usaha, serta mengoptimalkan pengelolaan aset dan sumber daya perusahaan, ucap Dony.
Melalui penyederhanaan struktur dan penguatan fokus bisnis, perusahaan diharapkan mampu menjadi organisasi yang lebih ramping, lincah, dan kompetitif, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pembangunan industri dalam negeri.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456982/original/084400800_1621147028-business-man-financial-inspector-secretary-making-report-calculating-checking-balance-internal-revenue-service-inspector-checking-document-audit-concept_1423-126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2806775/original/085774600_1557974781-20190516-Tarif-Batas-Atas-Tiket-Pesawat-Turun-FANANI-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4843043/original/047427000_1716719120-9a24a31a-50a7-45da-8d2e-e2647a68269d.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7879386/original/072333100_1780706799-34bcf686-7d80-4484-b2b1-e29a0e3c2d42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7887539/original/017845300_1780715943-d8205fc1-cf0f-47e4-b8af-460e340c5d9e__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7899793/original/072055000_1780729531-db0b0f2a-f0a2-498b-93da-9a508e244d65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7899874/original/016505800_1780729580-db0b0f2a-f0a2-498b-93da-9a508e244d65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)