Jakarta – GoTo melalui Gojek menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) 2026 kepada mitra driver sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Penyaluran BHR dilakukan langsung secara simbolis oleh CEO GoTo Hans Patuwo.
Dalam kesempatan tersebut, Hans Patuwo juga berdialog langsung dengan sejumlah mitra driver untuk mendengarkan aspirasi dan pengalaman mereka.
BACA JUGA:Bonus Hari Raya GoTo Naik Dua Kali Lipat, Total Rp 110 Miliar
BACA JUGA:GoTo Klarifikasi Soal Investasi Google, Pastikan Nadiem Tak Lagi Terlibat Sejak Jadi Menteri
Para mitra driver menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi mereka, terutama bagi driver yang aktif dan menjadikan Gojek sebagai sumber penghasilan utama. Salah satu mitra driver mengungkapkan rasa syukurnya atas BHR yang diberikan tahun ini.
Dalam dialog tersebut, para driver juga menyampaikan berbagai pengalaman di lapangan, mulai dari dinamika insentif, strategi mencari order, hingga harapan agar program-program dukungan bagi driver dapat terus diperkuat ke depan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, CEO GoTo Hans Patuwo menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendengarkan dan merespons kebutuhan mitra driver.
“Saya pastikan kami akan mengakomodasi berbagai masukan serta kebutuhan dari rekan-rekan mitra driver. Kesejahteraan dan perlindungan bagi mitra driver adalah fokus utama kami,” ujar Hans, Kamis (5/3/2026).
Hans menambahkan bahwa GoTo saat ini juga menghadirkan berbagai program yang bertujuan memperluas kesempatan bagi mitra driver dan keluarganya.
“Saat ini sudah ada program seperti beasiswa pendidikan, bursa kerja dan Usaha Mitra Swadaya bagi yang ingin membangun usaha sendiri. Tapi tentu kami tidak akan berhenti di sini. Kami ingin terus menghadirkan program-program yang bisa memberikan manfaat nyata bagi para mitra driver dan keluarganya,” lanjutnya.
/2019/01/16/2005481867.jpg)
/2025/11/24/1458310970.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2026/01/07/1635421656.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1266054/original/031656800_1466064638-ist.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

/2026/01/06/1043778783.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494625/original/021531700_1770301634-1000226472.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520136/original/070759500_1772607159-1_Pelantikan-Pejabat-Baru-LPS.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521172/original/093543200_1772682682-IMG-20260305-WA0002.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4939792/original/092321500_1725848155-Screenshot_1297.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506524/original/044114800_1771471389-Badan_Pangan_Nasional__Bapanas__mengungkap_penyebab_kenaikan_harga_cabai_rawit_merah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)