Jakarta – Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan dividen BUMN tidak jadi disetorkan ke kas negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek.
Sebelumnya, sempat ada rencana penyetoran dividen BUMN sekitar Rp 120 triliun untuk membantu pembiayaan APBN. Namun, Dony menyebut hingga saat ini belum ada rencana pengalihan dividen tersebut ke kas negara.
BACA JUGA:Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung Sebelum 2027
BACA JUGA:BUMN Pasok Barang Subsidi ke Koperasi Merah Putih 1 Oktober 2026
Sampai sejauh ini belum ada ya, saya rasa enggak, ucap Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Dony memberikan sinyal bahwa dividen yang diperoleh dari BUMN akan dikumpulkan untuk ekspansi. Dana tersebut juga akan digunakan untuk berinvestasi di berbagai proyek dengan tujuan membuka lapangan pekerjaan.
Pengelolaan dividen ini menjadi salah satu kewenangan Danantara dalam mengelola perusahaan pelat merah.
Kan kita mau apa membangun banyak proyek hilirisasi dan lain sebagainya membuka lapangan pekerjaan, tegasnya.
/2026/03/08/1389890413.jpg)
/2025/12/05/291552133.jpg)
/2026/06/09/493072376.jpg)
/2025/11/28/1073548291.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362399/original/039951300_1790778266-IMG-20260930-WA0074_1_.jpg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7274641/original/070194700_1780059574-IMG_1595.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528202/original/076308400_1773252177-PGN.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361707/original/001650400_1790745598-images__46_.jpg)