Jakarta – Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada semester I 2026 atau tumbuh 7,2% secara tahunan, dengan investasi hilirisasi mencapai Rp 300,1 triliun sebagai salah satu sumber pengembangan ekonomi hijau.
Sekretaris Utama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rudy Salahuddin mengatakan pemerintah perlu mengarahkan pertumbuhan investasi menuju sektor yang produktif, rendah karbon, dan memiliki nilai tambah tinggi.
BACA JUGA:Prospektus IPO Anthropic Ungkap Visi AI Ambisius
BACA JUGA:Investasi Kawasan Rebana Tembus Rp 131,62 Triliun, Serap 320.446 Tenaga Kerja
“Indonesia tidak memulai dari nol, karena momentum investasinya sudah terbentuk, sehingga langkah selanjutnya adalah mengarahkan investasi tersebut ke sektor yang semakin produktif, hijau, dan bernilai tambah,” ujar Rudy dalam Seminar Nasional Green Economy 2045 di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Realisasi investasi semester I 2026 tersebut mencapai 49,5% dari target investasi 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun dan menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja atau meningkat 15% secara tahunan.
Investasi di luar Jawa mencapai Rp507,8 triliun atau 50,2% dari total investasi, sedangkan 75,7% investasi hilirisasi berada di luar Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan investasi mulai memperluas aktivitas ekonomi di luar Pulau Jawa.
Rudy mengatakan, pengembangan hilirisasi perlu bergerak dari pengolahan bahan baku menuju produksi material, komponen, dan produk rendah karbon yang memiliki daya saing global.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM memetakan 28 komoditas strategis dalam delapan sektor utama untuk pengembangan hilirisasi rendah karbon dengan potensi investasi hingga 2040. Peta jalan tersebut juga diproyeksikan membuka lebih dari 3 juta lapangan kerja baru.
Peluang tersebut mencakup pengembangan komponen panel surya, biofuel, sustainable aviation fuel, hidrogen, kendaraan listrik, baterai, dan battery energy storage system.
Investasi transisi energi global juga terus meningkat dengan nilai mencapai US$ 2,3 triliun pada 2025 atau naik 8% dibandingkan 2024. Investasi tersebut terutama mengalir ke transportasi terelektrifikasi sebesar US$ 893 miliar, energi terbarukan US$ 690 miliar, dan jaringan listrik US$483 miliar.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2023/12/26/1234811319.jpg)
/2026/06/06/1608187196.jpg)
/2026/01/15/1042841261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360687/original/072704200_1790661610-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_17.59.44.jpeg)



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710574/original/083402000_1704794849-Pupuk_Bersubsidi.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7260736/original/000929900_1780047003-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552282/original/064528400_1775805353-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)