Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono akan mendapat tambahan 10 kapal pengawas yang didanai dari pinjaman. Adapun, pemberi pinjaman lunak itu berasal dari Spanyol dengan tahap awal pendanaan sebesar Rp 2 triliun.
Untuk itu, Trenggono meminta restu dari Komisi IV DPR atas inisiatif pendanaan tersebut. 10 kapal pengawas kelautan dan perikanan ini sebagian besar akan dibangun di Tanah Air.
BACA JUGA:Menteri Trenggono Butuh 70 Kapal Pengawas Buat Tangkap Pencuri Ikan
BACA JUGA:Menteri Trenggono Lapor ke DPR, Sudah Sikat 1.149 Kapal Nelayan Ilegal
BACA JUGA:Jurus Menteri KKP Genjot Sektor Kelautan dan Perikanan
BACA JUGA:Menteri KKP: Tanggul Beton Cilincing Berizin Lengkap
Kita mendapatkan pinjaman dari pemerintah Spanyol, pinjaman lunak untuk pembangunan kapal dimana totalnya ada sekitar 10 unit kapal, 4 kapal dibangun di Spanyol, lalu kemudian 6 kapal dibangun di dalam negeri, ungkap Trenggono dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Dia menjelaskan, proses pembuatan kapal ini akan memakan waktu sekitar 3 tahun. Dengan asumsi pembuatannya dilakukan pada 2025, maka keseluruhannya akan selesai pada 2028 mendatang.
Mudah-mudahan di akhir tahun 2028 itu akan bisa segera kita selesaikan, disini kebetulan saya punya Pak Wamen yang sangat ahli di bidang perkapalan ini tentu saya kira ini nanti akan lebih cepat sekali beliau untuk melakukan pengawasan dan kemudian sekaligus juga memimpin langsung proses pengadaan ini sendiri, jelas dia.
Trenggono menjelaskan, KKP mendapat pinjaman lunak dengan total nominal Rp 5,8 triliun. Adapun, di tahap awal akan dicairkan sebesar Rp 2 triliun setelah mendapat persetujuan. Alokasi tahun anggaran 2025 sebesar Rp 2 triliun kami ajukan untuk mendapat persetujuan Komisi IV DPR RI, katanya.
/2011/04/05/1638610422.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
/2023/02/18/1402689688.jpg)
/2025/12/24/2099843016.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5193420/original/052712400_1745223572-20250421-Kartinian_Whosh-ANG_4.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507476/original/056800700_1771493559-Wakil_Direktur_Utama_Bank_Danamon__Honggo_Widjojo_Kangmasto-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508949/original/011521100_1771645285-IMG_0231.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507793/original/097997500_1771552625-1000240544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508696/original/058250100_1771586403-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490995/original/001390300_1770039523-IMG_0952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650979/original/007849000_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5387491/original/064210700_1761045460-koperasi_desa_merah_putih_1.jpeg)