Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk terus mengevaluasi target bisnisnya hingga akhir 2026 menyusul arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) serta dinamika pergerakan nilai tukar rupiah.
Chief Financial Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Theresia Adriana, mengatakan bahwa perseroan secara berkala meninjau strategi bisnis agar tetap selaras dengan perubahan kondisi makroekonomi dan pasar keuangan, terutama mengantisipasi dampak kenaikan BI Rate terhadap industri perbankan.
BACA JUGA:Laba Bersih Danamon Tumbuh 33% pada Semester I-2026
BACA JUGA:Daya Beli Melemah, Bank Danamon Yakin Kredit Bermasalah Terjaga
BACA JUGA:Danamon Buka Lowongan Kerja, Penempatan Jakarta dan Bekasi
Kami terus melakukan kajian dan evaluasi terhadap strategi bisnis dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi, dinamika pasar, dan lingkungan usaha yang terus berubah, termasuk pergerakan BI Rate dan rupiah, ujar Theresia dalam konferensi pers daring, Kamis (30/7/2026).
Menurut Theresia, Danamon juga mengoptimalkan sinergi ekosistem bersama grup MUFG dan seluruh entitas anak usaha. Langkah ini diharapkan mampu meredam tekanan biaya dana (cost of funds) di tengah era suku bunga tinggi.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, kami tetap melihat peluang untuk mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan, termasuk meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income), memperkuat diversifikasi sumber pendapatan, serta menjaga kualitas pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tutur Theresia.



/2026/04/06/64963745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538430/original/003525400_1774515167-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_14.58.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4333284/original/025003700_1677053916-Pajak_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4965038/original/026893400_1728530562-000_329D4LB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)