Jakarta – Gelaran balap motor MotoGP Mandalika turut berbuah berkah bagi sumber daya manusia (SDM) atau talenta lokal asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagian marshal sebagai tim pendukung dari gelaran MotoGP Mandalika bisa melakoni tugas di Malaysia hingga Jepang.
SVP Corporate Secretary PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Yudhistira Setiawan mengatakan, gelaran MotoGP Mandalika mampu menggunakan 100 persen tenaga lokal sebagai marshal. Padahal, pada awalnya masing menggunakan tenaga asing.
BACA JUGA:Alasan Dorna Pilih Rio de Janeiro Jadi Lokasi Launching Tim MotoGP 2027
BACA JUGA:Marc Marquez Akui Hasil Buruk MotoGP Inggris 2026 Murni Kesalahannya
BACA JUGA:Klasemen MotoGP 2026: Jorge Martin Meleset Usai AI Ogura Jatuh di Silverstone
Tahun 2021 waktu WSBK pertama kali diadakan, semua marshal-nya 100 persen asing. Tapi dua tahun kemudian marshal-nya 100 persen lokal, ujar Yudhistira dalam konferensi pers di Sarinah, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
InJourney melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan SDM lokal sebagai marshal MotoGP. Hasilnya turut terlihat dengan sejumlah talenta berhasil mendapat kesempatan menjalani tugas di Sirkuit Sepang, Malaysia, hingga Motegi, Jepang.
Ini yang perlu kita patut banggakan adalah Marshal-marshal ini bahkan sudah bisa kita ekspor untuk menjadi Marshal di race di negara lain, katanya.
Menurut dia, \’ekspor\’ marshal itu jadi salah satu bukti hasil pengembangan wisata di Indonesia. Pada saat yang sama, gelaran MotoGP Mandalika mampu mengerek dampak ekonomi lokal dengan kontribusi hingga Rp 4,96 triliun dan menyerap 3.000 tenaga kerja lokal pada 2025.
Ini membuktikan bahwa destinasi itu tidak hanya menciptakan satu jumlah wisatawan yang hadir, jumlah penonton yang hadir, tetapi menciptakan bagaimana economical impact, social impact yang kemudian manfaatnya dirasakan jauh lebih luas dari hanya sekadar rupiah. Ini yang penting bagi kami, pungkasnya.

/2026/03/27/747598489.jpg)
/2025/06/11/1156270911.jpg)
/2026/04/24/1471818321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321660/original/044623300_1786467171-1000405210.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4112101/original/023729000_1659532008-20220802_111724.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320206/original/024949500_1786340602-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403240.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321981/original/062671700_1786513135-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_38_32_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6474213/original/014947200_1779335091-IMG_4485.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)