Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan mengingatkan para jemaah haji untuk tidak membawa uang tunai senilai Rp 100 juta atau lebih saat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Kepala Seksi Impor III DJBC Cindhe Marjuang Praja mengatakan, besaran tersebut sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) guna mengendalikan peredaran uang.
BACA JUGA:Beli Handphone Baru di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Daftar IMEI
BACA JUGA:Bea Cukai Jelaskan Aturan Bawa Rokok Jemaah Haji
BACA JUGA:Fasilitas Pengiriman Bebas Bea Masuk Belum Banyak Dipakai Jemaah Haji di 2025
Pembawaan uang tunai memang harus dilaporkan ketika nilainya Rp 100 juta atau lebih, kata Cindhe dalam sesi sosialisasi yang digelar Ditjen Bea Cukai secara daring, Kamis (16/4/2026).
Ditjen Bea Cukai nantinya bakal melaporkan uang bawaan jemaah senilai Rp 100 juta atau lebih kepada pihak bank sentral maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Jadi kalau membawa uang Rp 100 juta atau lebih ini memang harus dilaporkan ke Bea Cukai. Nanti dari Bea Cukai akan disampaikan kepada BI maupun PPATK. Kalau di bawah itu silakan tidak perlu dilaporkan kepada Bea Cukai, ujarnya.
Adapun Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) secara resmi telah melaksanakan serah terima banknotes dalam mata uang Riyal Arab Saudi (SAR), untuk kebutuhan biaya hidup (living cost) jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026.
Mengutip laman resmi NU Online, setiap jemaah pada musim haji ini akan menerima living allowance sebesar SAR 750, atau setara Rp 3,42 juta. Dengan rincian pecahan 1 lembar pecahan SAR 500, 2 lembar pecahan SAR 100, dan 1 lembar pecahan SAR 50.
Totalnya, BPKH menyediakan banknotes sebesar SAR 152.490.000. Dana tersebut disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memenuhi kebutuhan 203.320 jamaah haji reguler.


/2026/02/14/83493240.jpg)
/2016/10/21/1940321587.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534487/original/024967600_1773827091-Kabar_Gembira__Uang_Saku_Peserta_Pemagangan_Nasional_Naik_-_3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559917/original/010467500_1776653079-0ead40ac-e61d-4a73-b8f9-5e7ff2176699.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2388584/original/053624700_1540094875-2018021-Bayar-Pajak-Kendaraan-Sambil-Berolahraga-di-Kawasan-CFD--angga-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)