Jakarta – Banjir yang melanda Bangkok, Thailand, mengganggu aktivitas ekonomi setelah hujan deras selama beberapa hari merendam rumah, jalan, dan sejumlah kawasan perdagangan di ibu kota tersebut.
Badan Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) mencatat hampir 4.900 warga telah dievakuasi ke tempat pengungsian, sementara sekitar 52.000 rumah tangga terdampak banjir. Kondisi tersebut mendorong pemerintah menetapkan status bencana di seluruh wilayah Bangkok.
BACA JUGA:Cetak Sejarah di AS, Remaja Thailand Dihadiahi Kondominium Konglomerat
BACA JUGA:Banjir Bangkok Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi, Warga Tutup Toko Dua Hari Ini
Hujan dengan intensitas tinggi memperbesar tekanan terhadap aktivitas masyarakat dan distribusi barang. Badan cuaca Thailand mencatat curah hujan di sejumlah wilayah Bangkok mencapai lebih dari 330 mm sepanjang Kamis hingga Minggu.
“Rumah kami terendam selama sekitar 30 jam. Kali ini ketinggian air lebih tinggi dibandingkan banjir 2011,” kata pekerja kantoran Kosin Nilset dilansir dari The Guardian, Minggu (27/9/2026).
Gangguan juga terlihat pada aktivitas perdagangan ritel karena sejumlah toko serba ada mengalami kekosongan stok ketika warga membeli kebutuhan pokok dalam jumlah besar. Kantor Perdana Menteri Thailand kemudian meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara panik dan memperingatkan bahwa tindakan menaikkan harga secara tidak wajar merupakan tindak pidana.
Banjir juga berpotensi meningkatkan kerugian rumah tangga karena sejumlah warga kehilangan atau mengalami kerusakan peralatan elektronik akibat terendam air. Thidarat Silsuwan, 56, mengatakan sebagian peralatan rumah tangganya tidak lagi dapat diselamatkan.
“Saya mencoba mengangkat semuanya, tetapi saya menyerah pada peralatan listrik besar seperti kulkas dan mesin cuci. Saya kira semuanya rusak,” kata Thidarat.
/2023/10/30/2092013017.jpg)
/2025/09/09/1252962410.jpg)
/2025/06/30/781457054.jpg)
/2024/02/23/546826591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762384/original/053556300_1709622762-fotor-ai-20240305141019.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331172/original/000459200_1787498492-Elmin_Roizer_Damanik.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458468/original/004833700_1621321944-20210518-Harga-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293734/original/005970600_1783746905-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_14_23_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362271/original/083531700_1790766225-ChatGPT_Image_Sep_30__2026__06_02_50_PM.jpg)