Jakarta – Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar USD 6 miliar atau sekitar Rp 101 triliun (kurs 16.871 per dolar AS). Hal ini guna mendukung modernisasi teknologi di industri tekstil dalam negeri.
Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan sektor padat karya yang menjadi sumber penghidupan jutaan pekerja, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di tengah ketatnya kompetisi global.
BACA JUGA:Hore, Purbaya Bebaskan Pajak PPh Pekerja Industri Sepatu hingga Tekstil di 2026
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Gelontorkan Kredit Rp 2 Triliun, Bangkitkan Industri Tekstil dan Furnitur
BACA JUGA:Industri Tekstil Tertekan, Menkeu Purbaya Ungkap Akar PHK Massal
BACA JUGA:Pengusaha Tekstil Minta Gubernur Tak Tetapkan Upah Minimum Sektoral
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pertemuan di Hambalang. Pemerintah berkomitmen memastikan industri berbasis padat karya tetap menjadi pondasi utama perekonomian Indonesia.
“Dan kemarin di Hambalang pada hari Minggu Bapak Presiden Prabowo menyiapkan untuk mempertahankan yang labor intensive base, pemerintah akan menyiapkan dana sekitar 6 billion itu untuk menjaga agar teknologinya tetap bersaing dan investment-nya tetap berjalan terutama produk textile,” ujar Airlangga dalam acara Kadin, Selasa (13/1/2026).
Airlangga menjelaskan, sektor tekstil memiliki posisi penting karena saat ini mampu menyerap sekitar 5 juta tenaga kerja. Jumlah tersebut dinilai masih dapat bertambah seiring peningkatan adopsi teknologi serta terjaganya iklim investasi yang sehat.
“Karena itu mempekerjakan 5 juta tenaga kerja yang tetap punya potensi naik sampai 7 juta tenaga kerja,” katanya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471482/original/054949700_1768287737-Konferensi_pers_penanganan_importasi_komoditas_perikanan_ilegal.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3063346/original/021672500_1582879434-20200228-Pengemudi-Ojek-Online-Demo-di-DPR-tallo-4.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3950884/original/083651300_1646234565-Gedung_Pertamina.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470548/original/093400200_1768209884-jem5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5295262/original/098760000_1753431699-Gemini_Generated_Image_mluj6mluj6mluj6m.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429999/original/089186100_1764649357-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1285347/original/078568300_1468231056-20160711-hari-populasi-dunia-FF-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467311/original/035350200_1767870813-Screenshot_2026-01-08_174617.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469994/original/094042700_1768193914-Akses_menuju_Bandara_Internasional_Soekarno_Hatta__terendam_banjir.jpg)