Jakarta – Ketua Dewan Pembina Indonesian Business Council (IBC) Arsjad Rasjid ingin Indonesia Economic Summit (IES) 2027 tidak hanya menjadi forum diskusi ekonomi, tetapi juga mendorong aksi nyata dunia usaha yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Melalui IES 2027, IBC akan mendorong pembahasan mengenai cara memastikan pertumbuhan ekonomi menghasilkan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja berkualitas hingga peningkatan kesejahteraan dan pemerataan kesempatan ekonomi.
BACA JUGA:BCA Ungkap Strategi Bisnis Hadapi Perubahan Perilaku Kelas Menengah
BACA JUGA:90% Nilai Tambah Ekonomi Indonesia Berasal dari Sektor Swasta
Arsjad menilai, angka pertumbuhan ekonomi saja belum cukup untuk menggambarkan keberhasilan pembangunan. Dampak ekonomi juga perlu dilihat dari perubahan yang dirasakan masyarakat, termasuk terbuka-nya peluang kerja dan meningkatnya taraf hidup.
Kami tidak ingin pada 2027 hanya ada diskusi dan perdebatan. Kami ingin melihat sesuatu yang nyata, sesuatu yang responsif, dan tindakan yang bisa kami tinggalkan,” ujar Arsjad dalam peluncuran IES 2027 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Menurut Arsjad, seluruh pelaku ekonomi memiliki peran dalam menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang. Kontribusi tersebut mencakup pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan besar, hingga badan usaha milik negara dan swasta.
Karena itu, IES 2027 akan mengangkat peran dunia usaha dalam pembangunan sosial, termasuk investasi pada sumber daya manusia, penciptaan pekerjaan yang lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengurangan kesenjangan ekonomi antarwilayah.
/2025/02/17/71934753.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/10/27/64741537.jpg)
/2022/08/03/1972868173.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372750/original/060809400_1791888910-email-attachment_2026_10_13_immanuel-christian_pemerintah-siapkan-hp-gratis-untuk-warga-yang-belum-punya-rekening-bank_IMG_7799.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369421/original/043306800_1791522749-email-attachment_2026_10_09_immanuel-christian_defisit-apbn-rp-319-triliun-menkeu-waspadai-lonjakan-harga-minyak-dan-risiko-global_IMG_7644.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4383851/original/077849900_1680667414-20230405-Sidang-Donald-Trump-AP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230612/original/050320000_1748000406-IMG-20250523-WA0007.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)