Jakarta – Pemerintah bakal membentuk pos pantau khusus di sekeliling area rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Langkah ini disiapkan guna mencegah munculnya titik api baru setelah aksi pemadaman serentak selesai dilakukan.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa pos pemantauan tersebut melibatkan tim Masyarakat Peduli Api (MPA) serta unit-unit usaha setempat.
BACA JUGA:300 Pengusaha Serentak Padamkan Api Kebakaran Hutan, Pakai Anggaran Negara?
BACA JUGA:Bromo Kembali Dibuka, Polisi Perketat Patroli Cegah Kebakaran Hutan
BACA JUGA:Ratusan Hektare Lahan Masih Terbakar di Sumatra-Kalimantan
Maka seluruh kita dari unit-unit usaha tadi akan bersama-sama kita membentuk unit-unit semacam pos kamling ataupun pos pemantuan kebakaran hutan dan lahan atau biasanya kita sebut dengan Masyarakat Peduli Api, kata Hanif di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Patroli rutin akan digencarkan untuk mengawasi lahan, terutama dari ancaman oknum yang sengaja membakar hutan.
MPA-MPA itu pada semua titik-titik mengelilingi lokasi rawan karhutla dengan patroli itu kita harapkan api-api yang disengaja yang mungkin masih akan timbul kita bisa cegah seketat-ketatnya, ucap Hanif.
/2025/05/26/1577929556.jpg)
/2026/03/08/1389890413.jpg)
/2026/05/28/600977240.jpg)
/2025/05/23/885020992.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805339/original/033825900_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354438/original/007347500_1790051775-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7239.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354433/original/099424600_1790051727-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7249.jpeg)




:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339447/original/025074400_1788415761-email-attachment_2026_09_03_ariefhakim-at-klyid_bos-bi-singgung-kekuatan-ri-meski-pertumbuhan-ekonomi-kalah-dari-vietnam_1000428806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3967410/original/035781000_1647596767-Singapore_Airlines_B777-300ER.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338660/original/000992000_1788337107-kom4.jpg)