Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau disebut Antam mencatat kinerja produksi dan penjualan yang optimal selama kuartal pertama 2026. Penjualan bersih mencapai Rp 29,32 triliun pada kuartal pertama 2026, tumbuh 12% dibandingkan Rp 26,15 triliun pada kuartal pertama 2025.
Penjualan domestik berkontribusi sebesar Rp 28,31 triliun atau setara 97% dari total penjualan bersih. Pertumbuhan ini sejalan dengan strategi untuk memperkuat basis pelanggan dalam negeri, khusus produk emas, bijih nikel dan bijih bauksit.
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 29 April 2026 Turun Rp 1.700
BACA JUGA:Antam Kantongi Pendapatan Rp 29,3 Triliun hingga Kuartal I 2026
BACA JUGA:Harga Perak Antam 28 April 2026 Naik Tipis, Cek Rinciannya!
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 28 April 2026 Naik Tipis, Cek Rincian Harga!
Implementasi strategi operasional yang tangguh serta manajemen keuangan yang disiplin dan prudent telah mendorong penguatan kinerja secara berkelanjutan, sehingga memberikan imbal hasil yang positif dan nilai tambah bagi para pemegang saham,” ujar Direktur Utama Antam Untung Budiharto dikutip dari keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).
Pada kuartal pertama 2026, segmen emas berkontribusi sekitar 81% terhadap total penjualan. Penjualan emas tumbuh 11% menjadi Rp 23,89 triliun dari Rp 21,61 triliun pada kuartal pertama 2025.
Melalui penguatan strategi pemasaran domestik, volume penjualan emas mencapai 8.464 kg (272.124 troy ounce).
Untuk menjamin keberlanjutan pasokan bahan baku, ANTAM menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan Merdeka Grup pada 4 Maret 2026. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan emas nasional sekaligus memastikan kesinambungan pasokan bagi industri domestik.
Segmen nikel (feronikel dan bijih nikel) berkontribusi sebesar 15% atau Rp 4,47 triliun terhadap total penjualan pada kuartal pertama 2026, meningkat 19% dari Rp 3,77 triliun pada kuartal pertama 2025.
Produksi bijih nikel mencapai 3,88 juta wet metric ton (wmt), dengan volume penjualan sebesar 3,40 juta wmt yang seluruhnya diserap pasar domestik. Sementara itu, produksi feronikel tercatat sebesar 3.976 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan volume penjualan mencapai 2.803 TNi. Seluruh penjualan feronikel terserap oleh pasar ekspor.



/2025/12/02/1778127410.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5041840/original/074196800_1733742452-14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552785/original/012827200_1775829006-Kereta_Cepat_Whoosh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4797307/original/069657600_1712502054-Ilustrasi_Idulfitri__Idul_Fitri__Lebaran.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495652/original/062697000_1770385761-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_RI_Airlangga_Hartarto-_6_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567749/original/021231900_1777332665-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5163573/original/060391100_1742020123-WhatsApp_Image_2025-03-15_at_11.26.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595489/original/008615000_1696237539-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_4.jpg)