Jakarta – Komisaris Independen PT PLN Indonesia Power Iggi Haruman Achsien mengungkapkan alasan ketika ditanya alasan mendaftar calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2026-2031.
Dalam fit and proper test di Komisi XI DPR RI, Senin (5/10/2026), Iggi mengaku ingin menjawab seperti Rocky Gerung. Menurut dia, ketika Rocky ditanya mengapa menerima sebuah tawaran, ia menjawab, “Kenapa enggak?”
BACA JUGA:Adu Gagasan Calon Anggota BPK: Revitalisasi IPKN hingga AI
BACA JUGA:DPR Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK, Hanya 2 yang Akan Terpilih
Iggi lalu mengenang kuliah ekonomi pertamanya yang masih lekat di ingatan. Seorang profesor langsung menulis satu pertanyaan di papan tulis: Why? Mengapa memilih ilmu ekonomi?
Para mahasiswa menjawab sesuai cita-cita ekonominya masing-masing. Namun, sang profesor menilai jawaban paling dalam dan filosofis adalah why not.
Cerita itu menjadi pendukung mengapa akhirnya ia menyampaikan sejumlah gagasan untuk BPK, mulai dari revitalisasi Institut Pemeriksa Keuangan Negara (IPKN) hingga penguatan integritas dan independensi lembaga.
Kita membutuhkan leadership dengan trust,” ucap Iggi, menekankan pentingnya figur pemimpin yang dipercaya publik.
Iggi mengangkat tema \’Menjaga Marwah Pemeriksa Keuangan Negara: Revitalisasi Peran IPKN dalam Mengawal Independensi dan Integritas BPK\’. Untuk itu, ia menyiapkan lima program.
Pertama, menjaga opini atas laporan keuangan serta transparansi dan kepercayaan publik. Menurutnya, ketiganya harus terus dijaga.
Kedua, mengubah paradigma pemeriksaan BPK agar mengedepankan substantial audit dan impact based audit. Keberhasilan diukur dari perbaikan tata kelola dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketiga, memperkuat dua pilar kredibilitas BPK, yaitu independensi dan integritas.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365848/original/036658100_1791197783-pialang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367392/original/003241700_1791346437-BRI_Prioritas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367129/original/086153000_1791299651-shinta_apindo.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)