Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembahasan target pengembangan panel surya berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) masih bergantung pada arahan Presiden.
Airlangga menyampaikan hal tersebut ketika ditanya mengenai perkembangan pembahasan target panel surya yang sebelumnya diarahkan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi hijau.
BACA JUGA:Harga Minyak Tembus US$ 108, Airlangga Optimistis Target Ekonomi Tak Berubah
BACA JUGA:Energi Surya 100 GWp Percepat Target Net Zero Emission 15 Tahun
BACA JUGA:Kejar Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027, Airlangga Ungkap 3 Syaratnya
Tergantung Bapak Presiden,” ujar Airlangga dalam Seminar Nasional Green Economy 2045 di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Bulan lalu, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) selesai dalam tiga tahun untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia.
Prabowo mengatakan kapasitas seluruh pembangkit listrik Indonesia saat ini baru sekitar 88 GW, sehingga target PLTS 100 GW akan menjadi tambahan kapasitas energi yang besar bagi Indonesia.
Target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun,” kata Prabowo saat meluncurkan dan melakukan groundbreaking program PLTS 100 GWp di Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.
Prabowo meminta Menteri ESDM, Danantara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, PLN, dan Pertamina mempercepat pelaksanaan program tersebut.
Prabowo bahkan membuka peluang percepatan target karena pemerintah dinilai mampu menyelesaikan sejumlah program lebih cepat dari target yang ditetapkan.
Saya percaya mungkin kurang dari tiga tahun kita akan sampai 100 gigawatt,” ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, pengembangan PLTS menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mencapai kemandirian energi dengan memanfaatkan potensi energi surya, panas bumi, gas, dan minyak nasional.
Prabowo menargetkan Indonesia menghentikan impor minyak dalam waktu sesingkat-singkatnya melalui peningkatan produksi energi dalam negeri.
Kita tidak boleh impor lagi satu barel pun minyak,” tegas Prabowo.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2023/12/26/1234811319.jpg)
/2026/06/06/1608187196.jpg)
/2026/01/15/1042841261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361004/original/019846500_1790673178-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-29_September_2026a.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710574/original/083402000_1704794849-Pupuk_Bersubsidi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762384/original/053556300_1709622762-fotor-ai-20240305141019.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7260736/original/000929900_1780047003-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552282/original/064528400_1775805353-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)