Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pengembangan ekonomi hijau secara masif berpotensi menambah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 2-3% melalui peningkatan investasi, pembangunan energi bersih, dan penciptaan lapangan kerja.
Airlangga mengatakan pemerintah menempatkan ekonomi hijau sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru dengan mempercepat pembangunan energi terbarukan, hilirisasi mineral, dan industri rendah emisi.
BACA JUGA:Airlangga Ungkap Progres Panel Surya 100 GWp
BACA JUGA:Kejar Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027, Airlangga Ungkap 3 Syaratnya
Kalau ini bekerja secara masif, investasinya masuk dan dikerjakan di dalam negeri, maka 2-3% pertumbuhan bisa tercipta,” ujar Airlangga dalam Seminar Nasional Green Economy 2045 di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Airlangga mengatakan ekonomi Indonesia tetap tumbuh 5,45% pada semester I 2026 di tengah pertumbuhan ekonomi global yang berada sekitar 3%. Pemerintah kemudian menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6% pada 2027 dengan dukungan investasi dan hilirisasi.
Pemerintah menargetkan investasi mencapai Rp 2.258 triliun pada 2027 dan membutuhkan pertumbuhan investasi sekitar 8%-9% untuk mendukung sasaran tersebut. Airlangga mengatakan, ketersediaan energi yang andal, terjangkau, dan semakin bersih menjadi faktor penting untuk menarik investasi.
Airlangga mengatakan kebutuhan energi Indonesia diperkirakan mencapai 700-800 terawatt hour pada 2030. Pemerintah juga mendorong pengembangan pembangkit tenaga surya hingga 100 GWp dalam 2-3 tahun untuk mempercepat transisi energi.
Kalau listrik berbasis solar panel dan battery storage system, tentunya emisinya nol,” kata Airlangga.
Airlangga mengatakan, percepatan energi hijau berpotensi mempercepat pencapaian target emisi nol bersih 2060 hingga 10-15 tahun apabila pembangunan energi surya dan sistem penyimpanan berjalan masif.
Pemerintah juga perlu membangun jaringan transmisi dan smart grid sepanjang sekitar 47.758 kilometer untuk mendukung integrasi energi bersih dan kebutuhan industri. Infrastruktur energi tersebut juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan pusat data dan ekonomi digital.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2023/12/26/1234811319.jpg)
/2026/06/06/1608187196.jpg)
/2026/01/15/1042841261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361149/original/032365600_1790678859-publikasi_1790674972_6abb881c4646b.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4127832/original/025254300_1660804798-Halte_Gelora_Bung_Karno_Beroperasi_Kembali-Herman_2.jpg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7260736/original/000929900_1780047003-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552282/original/064528400_1775805353-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)