Jakarta – Operasional penerbangan Bandara Singkawang dipastikan masih berjalan normal meskipun kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dalam beberapa hari terakhir.
Ini diungkapkan Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Singkawang Ilham Hafizi mengatakan kondisi tersebut sejauh ini belum berdampak terhadap aktivitas penerbangan maupun minat masyarakat menggunakan jasa transportasi udara.
BACA JUGA:Kabut Asap dari Kalimantan Selimuti Kota Kuala Lumpur
BACA JUGA:BMKG Peringatkan Sampit Terancam Kabut Asap
Saat ini aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang masih normal, karena jadwal penerbangan dilakukan pada siang hari, kata Ilham melansir Antara di Singkawang, Rabu (12/8/2026).
Adapun Bandara Singkawang saat ini melayani dua penerbangan reguler setiap hari. Maskapai TransNusa dijadwalkan berangkat pada pukul 13.55 WIB, sedangkan Super Air Jet pada pukul 14.40 WIB.
Menurut Ilham, penerbangan yang berlangsung pada siang hari diharapkan dapat memberikan kondisi jarak pandang yang lebih baik untuk mendukung kelancaran operasional pesawat, meskipun pihak bandara tetap mewaspadai potensi perubahan kondisi cuaca dan kualitas udara.
Kami terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang. Semoga kabut asap yang ada tidak berdampak pada operasional penerbangan, ujarnya.
Ilham mengatakan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar bandara sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan.
Apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional, pihak bandara akan berkoordinasi dengan maskapai dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

/2026/04/24/1722632170.jpg)
/2026/03/27/747598489.jpg)
/2025/06/11/1156270911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321845/original/050437900_1786506533-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_19.05.58-3__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320206/original/024949500_1786340602-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403240.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321981/original/062671700_1786513135-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_38_32_PM.jpg)