Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Airlangga menyoroti, perkembangan digitalisasi di daerah. Menurut dia, 518 dari 546 pemerintah daerah (Pemda) telah memiliki ekosistem digitalisasi.
Dan retribusi daerah yang menggunakan sistem digital atau non tunai itu nilainya Rp 155 triliun pada 2026 dan dibandingkan tahun lalu juga naik 10,6%”, ujar Airlangga dalam opening ceremony FEKDI X IFSE 2026 di Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
BACA JUGA:Airlangga Minta LPS Jamin Simpanan Masyarakat di Koperasi
BACA JUGA:Airlangga Ungkap Alasan Program Rekening Gratis Ditunda
Ia juga menyebut ekonomi digital Indonesia diperkirakan memiliki nilai pasar sekitar US$ 100 miliar atau Rp 1.790 triliun (asumsi kurs Amerika Serikat terhadap rupiah 17.900) pada 2025 dan berpotensi mencapai US$ 300 miliar atau Rp 5.370 triliun pada 2030.
OJK Dorong Digitalisasi
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan sektor keuangan merupakan penghubung antara inovasi dan sektor riil. Menurut dia, digitalisasi keuangan perlu terus diperluas untuk menjangkau sektor UMKM, perumahan, hilirisasi, dan infrastruktur serta masyarakat di daerah yang belum terlayani.
“Digitalisasi telah bertransformasi dari sekedar mengubah landscape menjadi mesin pendorong pertumbuhan produktifitas ekonomi nasional. Sektor jasa keuangan adalah simpul yang menghubungkan antara inovasi teknologi dengan sektor real,” ujar Friederica dalam kesempatan yang sama.
Untuk mendukung hal tersebut, pihak OJK mendorong inovasi keuangan digital dengan memperluas akses pembiayaan dan menurunkan biaya transaksi. Hal ini dilakukan guna memajukan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih produktif.
/2025/03/25/1224033492.jpg)
/2026/03/03/211359048.jpg)
/2026/06/02/1238642235.jpg)
/2024/02/28/568105007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356062/original/039340300_1790152023-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_15.24.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355718/original/082858700_1790140478-1000451358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5087150/original/087110300_1736405907-1736398155492_perbedaan-pertumbuhan-dan-pembangunan-ekonomi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4976562/original/040300200_1729596669-20241022_122054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4321388/original/089200100_1676179687-Screenshot.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357099/original/087793400_1790233694-Ketua_Kadin_Anindya_Bakrie-24_September_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323225/original/039549000_1786606091-publikasi_1786605212_6a7d6e9c2c946.jpeg)