Jakarta – Di verstibul Kantorpos Cikini, Jakarta Pusat, antrean bergerak perlahan namun pasti. Tak ada kegaduhan berlebih. Di wajah-wajah yang menunggu, terselip harap yang sederhana bantuan tunai yang datang tepat waktu di ujung tahun, saat kebutuhan rumah tangga kian rapat dan ruang ekonomi terasa menyempit.
BACA JUGA:Terdampak Banjir, Kantor Pos di Aceh Tetap Salurkan BLT Kesra
BACA JUGA:Kumpulan Hoaks Seputar BLT Kesra yang Beredar di Medsos, Simak Faktanya
BACA JUGA:Cek Fakta: Tidak Benar Link Ini untuk Mengecek Penerima BLT Kesra
BACA JUGA:BLT Kesra Sasar Jutaan Keluarga Rentan, Salah Satunya di Provinsi Ini
BACA JUGA:Akses Jalan Terputus, Warga Terdampak Bencana Sumatera Tetap Dapat BLT Kesra
BACA JUGA:Menjangkau Wilayah Pelosok, BLT Kesra Diantar hingga Pintu Rumah
Di hari terakhir penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra), negara hadir bukan hanya melalui angka-angka kebijakan, tetapi lewat proses yang ingin dipastikan rapi, akurat, dan manusiawi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf datang untuk memastikan sendiri proses penyaluran berjalan sebagaimana mestinya. Ia berdialog dengan petugas, berbincang dengan keluarga penerima manfaat (KPM), dan menegaskan satu hal data adalah fondasi keadilan bantuan sosial.
Pemerintah, katanya, menargetkan bantuan tepat sasaran melalui pemutakhiran data berkelanjutan, melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, hingga partisipasi publik melalui aplikasi Cek Bansos, call center 24 jam, dan kanal aduan lain yang terus diperluas.
“Kami ingin memastikan proses ini betul-betul tuntas, tidak ada yang tertinggal, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Saifullah Yusuf.
BLT Kesra dalam Angka: Skala Nasional yang Menuntut Ketelitian
Dalam paparannya, Saifullah Yusuf menyebut BLT Kesra telah menjangkau sekira 33-35 juta KPM secara nasional, dengan skema penyaluran melalui Himbara dan PT Pos Indonesia (Persero).
Sekira 18 juta KPM disalurkan melalui PT Pos Indonesia, sisanya lewat perbankan. Anggaran pun meningkat signifikan, dari kisaran Rp74 triliun menjadi lebih dari Rp110 triliun, seiring perluasan cakupan dan upaya menjaga daya beli masyarakat.
“Yang melalui PT Pos Indonesia sekitar 18 juta KPM, sementara sekitar 11 juta KPM disalurkan melalui Himbara. Ini kerja besar, dan hari ini PT Pos masih terus bekerja sampai malam, sampai pukul 00.00,” kata Saifullah Yusuf.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/18/344661075.jpg)
/2025/10/17/1921234742.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1641380/original/044918500_1499335806-20170706-IHSG-Berakhir-Bertahan-di-Zona-Hijau-Angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324617/original/050657400_1608026449-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369937/original/040260300_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463456/original/098712400_1767614311-c90abe79-9533-4fbe-947d-0d6bd68770de.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375573/original/010378000_1538739775-20181005-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462039/original/059715200_1767501896-eb7a855e-41aa-4aed-9f9b-682a9ff4172a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462055/original/013342000_1767503596-a36561d3-2908-4e7e-a81e-aa359c3659a1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382997/original/028499800_1760612389-1.jpg)