Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi telah menetapkan 1 Juni 2026 sebagai hari libur nasional. Penetapan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Tanggal penting ini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
Pada 2026, peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni akan bertepatan pada hari Senin. Hal ini tentu memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati libur panjang akhir pekan, terutama bagi mereka yang bekerja dan bersekolah. Keputusan ini memungkinkan banyak orang untuk merencanakan kegiatan pribadi atau berkumpul bersama keluarga.
BACA JUGA:2026 Berapa Hijriah? Ini Kalender Hijriah 2026 dan Jadwal Pentingnya
BACA JUGA:Adakah Amalan di Malam Tahun Baru Masehi dalam Islam? Simak Panduan Quran dan Hadis
Penetapan hari libur nasional ini merupakan bagian dari kalender libur tahunan yang telah disusun pemerintah. Total hari libur nasional pada 2026 mencapai 17 hari, ditambah 8 hari cuti bersama yang tersebar sepanjang 2026.
Adapun Bulan Juni 2026 akan diwarnai oleh dua hari libur nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain 1 Juni tanggal merah untuk Hari Lahir Pancasila, ada satu lagi hari libur penting yang akan dirayakan pada pertengahan bulan.  Kemudian, hari libur nasional kedua akan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kedua tanggal ini merupakan bagian dari total 17 hari libur nasional yang telah ditetapkan untuk tahun 2026.
Berikut adalah daftar lengkap hari libur nasional pada Juni 2026:
- Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila.
- Selasa, 16 Juni 2026: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Lalu apakah ada cuti bersama pada Juni 2026?
Dalam keputusan bersama Menteri Agama Nomor 1497 Tahun 2025, Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2025, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2026, pada Juni 2026 tidak ada cuti bersama.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3958262/original/098280700_1646888734-20220310-Literasi-Inklusi-Keuangan-Murid-SD-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6597831/original/067072200_1779435331-1463705fa06b3ea8d6b889979a5ce262-whatsapp-image-2026-05-22-at-09-24-17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6830697/original/003618000_1779619075-57992b65-5f14-4955-946f-4313f93717f2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6843528/original/072960200_1779629425-1000324590.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)