Jakarta – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 1.673 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak asap Karhutla selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026. Gangguan tersebut meliputi keterlambatan, pembatalan atau penundaan, pengalihan penerbangan, hingga pesawat yang kembali ke bandar udara keberangkatan.
BACA JUGA:Ojol Masuk UU LLAJ: Kondisi Driver dan Motor Diatur
BACA JUGA:Kemenhub Mulai Uji Coba Tertibkan Truk ODOL di Pelabuhan
BACA JUGA:Perpres Ojol Terbit, tapi Pengemudi Masih Berjuang Kejar Penghasilan
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus memantau kondisi penerbangan yang terdampak. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan asap Karhutla masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah bandar udara.
Menurut Lukman, keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional penerbangan. Jika jarak pandang berada di bawah batas minimum, maskapai dapat menunda atau membatalkan penerbangan, mengalihkan pesawat ke bandar udara lain, maupun mengembalikannya ke bandara keberangkatan.
“Kami tidak akan berkompromi terhadap keselamatan. Apabila jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional, penerbangan dapat mengalami keterlambatan, pembatalan, penundaan, maupun pengalihan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat,” ujar Lukman dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).
Berdasarkan pemantauan dan koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara, pengelola bandara, penyedia layanan navigasi penerbangan, serta operator penerbangan, tercatat 745 penerbangan mengalami keterlambatan. Sementara itu, 907 penerbangan dibatalkan atau ditunda, 15 penerbangan dialihkan ke bandara lain, dan enam penerbangan kembali ke bandara keberangkatan atau return to base (RTB).
/2022/08/03/1972868173.jpg)
/2025/11/26/1477201872.jpg)
/2025/10/27/64741537.jpg)
/2016/07/12/223925999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192687/original/099233200_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/966239/original/043979200_1440492322-20150825--Keselamatan-Tenaga-Kerja-Jakarta-01.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)