Jakarta – Aktivitas besar dari investor kakap atau whale kembali mencuri perhatian pasar kripto. Dua alamat anonim dilaporkan melakukan akumulasi Ethereum (ETH) senilai sekitar USD 111,62 juta atau setara Rp 1,9 triliun (asumsi kurs Rp 17.047 per dolar AS).
Dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (19/3/2026), data ini diungkap oleh firma analitik blockchain Onchain Lens pada 5 April 2025. Berdasarkan analisis, kedua alamat tersebut diduga dikendalikan oleh satu entitas yang sama.
BACA JUGA:Fokus Pakai AI, Platform Crypto.com PHK 12% Karyawannya
BACA JUGA:FBI Mengingatkan Token Palsu yang Berafiliasi di Jaringan Tron
BACA JUGA:Saham Gemini Melambung Usai Investor Sambut Ekspansi di Luar Perdagangan Kripto
Dalam transaksi tersebut, investor membeli sebanyak 50.706 ETH dengan harga rata-rata USD 2.201 per koin.
Langkah ini menjadi sorotan karena menandai perubahan strategi signifikan. Sebelumnya, alamat yang sama diketahui melakukan aksi jual ETH secara konsisten selama sekitar satu tahun terakhir.
Perubahan dari penjual menjadi pembeli besar dinilai sebagai sinyal penting bagi pasar. Aksi whale seringkali menjadi indikator sentimen investor besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap likuiditas dan pergerakan harga.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

/2024/03/03/1059739962.jpg)
/2025/04/03/680313798.jpg)
/2025/12/19/2033941622.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535731/original/078512200_1774100471-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026b.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4989211/original/076237300_1730628007-20241103-Polusi_Pakistan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)