Jakarta – Modus penipuan investasi saham dan kripto masih ditemukan seiring perkembangan teknologi, termasuk melalui grup Telegram. Pluang, aplikasi investasi dan trading kripto mencatat puluhan grup yang terindikasi melakukan penipuan.
Director of Marketing and Commercial Pluang, Andreas Agung Hendrawan, menemukan upaya penipuan yang menjanjikan keuntungan cepat dan pendampingan trading secara ilegal. Belakangan ini, puluhan akun bodong bermunculan dengan mencatut nama dan logo resmi Pluang untuk menjerat korban ke dalam penipuan finansial.
BACA JUGA:XRP Naik 7% dalam Sehari, Susul BNB
BACA JUGA:BitMine Tambah Staking Ethereum Senilai Rp 25 Triliun, Institusi Makin Agresif
BACA JUGA:Memecoin Bergairah Lagi, PEPE dan BONK Pimpin Lonjakan Harga
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 4 Januari 2026: Bitcoin Cs Kompak Menghijau
Para pelaku biasanya menggunakan modus kesempatan cuan cepat, menawarkan masuk ke grup eksklusif, hingga janji titip dana investasi, kata Andreas dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Dia mengimbau para investor saham maupun kripto untuk bisa mewaspadai sejumlah modus-modus penipuan. Andreas meminta para pengguna aplikasi Pluang untuk melaporkannya melalui media sosial resmi dan mengambil tangkapan layar (screenshot) untuk dilaporkan ke tim bantuan Pluang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai daftar akun palsu yang telah diidentifikasi, silakan kunjungi blog resmi Pluang di pluang.com/akademi, ucapnya.
Dia mencatat setidaknya ada 33 akun grup Telegram yang mengatasnamakan Pluang yang terindikasi penipuan. Nama grup biasanya mengundang pengguna untuk penasaran, seperti kabar investasi hingga informasi trading kripto.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/18/344661075.jpg)
/2025/10/17/1921234742.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324617/original/050657400_1608026449-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369937/original/040260300_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463456/original/098712400_1767614311-c90abe79-9533-4fbe-947d-0d6bd68770de.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375573/original/010378000_1538739775-20181005-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462039/original/059715200_1767501896-eb7a855e-41aa-4aed-9f9b-682a9ff4172a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462055/original/013342000_1767503596-a36561d3-2908-4e7e-a81e-aa359c3659a1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382997/original/028499800_1760612389-1.jpg)