Jakarta – Jumlah penonton konten kripto di YouTube dilaporkan turun drastis hingga mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir. Penurunan ini tercatat sepanjang 2025 dan terjadi tanpa adanya satu peristiwa besar yang secara langsung memicu kejatuhan minat penonton.
Dikutip dari Coinmarketcap, Senin (12/1/2026), sejumlah kanal kripto dengan basis pelanggan yang sebelumnya stabil mengalami penurunan signifikan pada jumlah tayangan dan interaksi. Fenomena ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang lebih luas, di mana investor ritel mulai menghindari aset dan aktivitas berisiko tinggi, termasuk perdagangan kripto spekulatif.
BACA JUGA:Dijanjikan Untung Hingga 500 Persen, Investor Kripto Lapor Dugaan Penipuan ke Polda Metro
BACA JUGA:Naik 2 Kali Lipat, Tokocrypto Catat Aset Pengguna Tembus Rp 5 Triliun
BACA JUGA:Tokocrypto Ungkap Proof of Reserves, Aset Pengguna Tembus Rp 5,8 Triliun
Selain faktor sentimen pasar, perubahan mekanisme distribusi konten YouTube juga disebut berperan besar. Algoritma YouTube yang mengalami penyesuaian membuat konten kripto semakin jarang muncul di rekomendasi, sehingga menekan jumlah penonton secara signifikan.
Dalam beberapa kasus, jumlah penayangan konten kripto bahkan dilaporkan turun hingga 50 persen. Kondisi ini terjadi seiring pergeseran pola konsumsi konten di media sosial dan menurunnya ketertarikan publik terhadap topik kripto yang bersifat spekulatif.
Kanal-kanal besar seperti Crypto Banter dan Coin Bureau menjadi contoh nyata dari tren ini, dengan tingkat keterlibatan audiens yang terus menurun dibandingkan periode pasar bullish sebelumnya.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)



/2025/12/09/1951891581.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)