Jakarta – Pasar kripto meski sedang merosot, Strategy menambah kepemilikan bitcoin (BTC).Pekan lalu, Strategy membeli lebih dari 2.900 bitcoin sehingga total kepemilikannya menjadi lebih dari 712.000.Pembelian tersebut menyusul aksi beli senilai lebih dari USD 2 miliar atau Rp 33,50 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.750).
Demikian disampaikan salah satu pendiri Strategy Michael Saylor di X, platform media sosial dahulu bernama Twitter. Berdasarkan Coindesk, nilai pembelian bitcoin itu sekitar USD 264,1 juta atau Rp 4,42 triliun. Rata-rata pembelian bitcoin itu sekitar USD 90.061.
BACA JUGA:Bitcoin di Ambang Bahaya! Ancaman Government Shutdown AS 30 Januari Jadi Ujian Hidup-Mati Kripto
BACA JUGA:Harga Bitcoin Betah Rp 1,4 Miliar saat Emas Sentuh Level USD 5.000, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:BlackRock Kembali Ajukan ETF Bitcoin Baru
BACA JUGA:Generasi Muda Lirik Kripto Jadi Alternatif Dana Pensiun Jangka Panjang
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Selasa (27/1/2026), Strategy merupakan perusahaan pengelola aset digital pertama dan terbesar, atau jenis perusahaan yang mengakuisisi dan menyimpan sejumlah besar kripto.
Perusahaan Michael Saylor mulai investasi di bitcoin pada 2020 dan sekarang memegang lebih dari 3% dari total pasokan. Model bisnis ini telah menghadapi tantangan besar dalam beberapa bulan terakhir seiring bitcoin telah anjlok sejak mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada Oktober.
Menurut Binance, nilai bitcoin sekitar USD 87.000, turun sekitar 31%, sejak saat itu.
Analis menilai, pembelian bitcoin oleh Saylor sebagai hal yang wajar, mengingat strategi bisnis perusahaan yakni terus menerus mengumpulkan bitcoin. Hal ini dengan teori nilainya akan meningkat dalam jangka panjang dan mengatur waktu pembelian agar tepat dengan penurunan pasar.
“Tidak mengherankan bagi saya melihat mereka terus membeli bitcoin secara agresif. Itu memang strategi mereka saat ini,” kata Analis CFRA Research Nathan Schmidt.
Penurunan bitcoin dari harga tertinggi sepanjang masa sekitar USD 126.000 pada Oktober, sebagian disebabkan oleh penurunan tajam di musim gugur. Pelaku pasar kehilangan lebih dari USD 19 miliar dalam posisinya.
/2023/11/14/265599980.jpg)
/2023/02/06/1670990717.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4986149/original/082766100_1730339991-Upbit_3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2793619/original/013488900_1556718746-Kembang-Api-Buruh4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4967681/original/010007900_1728810787-Depositphotos_650143686_L.jpg)

/2025/11/09/1135046162.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486677/original/085045300_1769595276-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_16.13.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486550/original/072648900_1769590191-Deputi_Gubernur_Bank_Indonesia_terpilih_Thomas_Djiwandono-_28_Januari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484915/original/056960900_1769488796-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_10.56.47.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)