Jakarta – Stablecoin RLUSD yang didukung dolar AS milik Ripple terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 1,56 miliar, RLUSD kini semakin dekat ke level psikologis USD 2 miliar, seiring meningkatnya adopsi dari sektor keuangan global.
Berdasarkan data dari CoinMarketCap, dikutip dari U.Today, Senin (23/2/2026), kapitalisasi pasar RLUSD telah mencapai USD 1,56 miliar, dengan jumlah token beredar sebanyak 1,55 miliar unit.
BACA JUGA:Missouri Ajukan Bitcoin sebagai Cadangan Negara Bagian ke DPR AS
BACA JUGA:Prediksi Harga Bitcoin Setelah Trump Kerek Tarif Global jadi 15%
BACA JUGA:Whale Kripto Aktif Lagi, Tarik 50.000 SOL dari Bursa
Pertumbuhan tersebut didorong oleh aktivitas pencetakan token terbaru. Dua hari lalu, Ripple mencetak RLUSD senilai USD 40 juta di jaringan Ethereum. Selain itu, volume perdagangan harian RLUSD tercatat stabil di atas USD 43 juta.
Dengan capaian tersebut, RLUSD kini hanya berjarak kurang dari USD 500 juta untuk menembus level USD 2 miliar. Angka ini menjadi batas psikologis penting bagi stablecoin di pasar global.
Pendekatan Ripple yang dikenal dengan prinsip “boring is better” atau mengutamakan stabilitas dibanding spekulasi dinilai mulai membuahkan hasil. Fokus pada regulasi dan penggunaan di sektor keuangan tradisional membuat RLUSD semakin dipercaya oleh pelaku pasar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa stablecoin bukan hanya menjadi alat transaksi di dunia kripto, tetapi juga mulai memainkan peran penting dalam sistem keuangan formal.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2024/10/03/816049894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5203982/original/041738600_1745988471-30_april_2025-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3211514/original/040779700_1597690121-Foto_Bank_Mandiri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4132711/original/011923100_1661233218-Penukaran-Uang-Baru-Faizal-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)