Jakarta – Perkembangan aset digital dan kripto di Indonesia dinilai semakin luas dalam beberapa tahun terakhir. Pengakuan terhadap sektor ini terlihat dari masuknya sejumlah figur industri kripto dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 edisi 2026 yang dirilis oleh Fortune Indonesia. Daftar tersebut memuat 40 tokoh paling berpengaruh di bawah usia 40 tahun dari berbagai bidang.
Selama ini, daftar tersebut umumnya diisi figur dari sektor teknologi dan startup digital, bisnis dan investasi, seni dan industri kreatif, kesehatan, hingga sektor sosial dan olahraga. Pada edisi tahun ini, CEO Indodax, William Sutanto, turut tercantum atas perannya dalam industri aset digital dan kripto di dalam negeri.
BACA JUGA:OJK Catat Pajak Kripto Rp719,61 Miliar, Ini Dia Penyumbang Terbesar
BACA JUGA:Polisi Selidiki Laporan Pencemaran Nama Baik CEO Indodax oleh Akun Anonim
Masuknya nama dari sektor kripto dalam daftar tersebut dinilai mencerminkan semakin besarnya perhatian terhadap industri aset digital dalam ekosistem ekonomi digital nasional.
Dalam keterangannya, William menekankan pentingnya kepercayaan dalam industri ini.
Di industri aset digital, trust adalah fondasi utama. Tanpa kepercayaan, konsumen bisa pergi hanya dalam hitungan menit. Karena itu, setiap tantangan harus dijawab dengan tanggung jawab dan transparansi penuh, ucap William dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (17/2/2026).
Ia juga menjelaskan peran platform perdagangan kripto tidak hanya sebatas penyedia layanan transaksi.
Bagi kami, peran Indodax bukan sekadar tempat titip aset dan transaksi, tetapi menjadi mitra dalam pertumbuhan aset para konsumen. Ketika nasabah merasa aman dan lancar, di situlah keberlanjutan bisnis tercipta, jelas dia.
/2025/12/19/1467958746.jpg)
/2021/11/26/1195231662.jpg)
/2020/10/25/1497612513.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1785294/original/047078800_1511947711-20171129-Penambahan-Gerbang-JT2.jpg)

/2025/12/08/1682717470.jpg)
/2025/12/21/189247840.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489835/original/093910600_1769935832-7.jpg)