Jakarta – Pemerintahan Trump berencana mengungkap kerangka kerja untuk perdagangan versi tokenisasi atau digital dari sekuritas.Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) atau the US Securities and Exchange Commission (SEC) akan merilis pengecualian inovasi untuk saham tokenisasi paling cepat pekan ini.
Demikian disampaikan Bloomberg, menurut sumber, dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (19/5/2026).
BACA JUGA:Starlink Moncer, Bisnis AI Tekan Laba SpaceX Menjelang IPO
BACA JUGA:Ketua SEC Paul Atkins Buka Era Baru Kripto, XRP Paling Siap
BACA JUGA:SWF Mubadala Meningkatkan Posisi di ETF Bitcoin
Adapun saham tokenisasi merupakan versi digital dari saham perusahaan tradisional yang diterbitkan di blockchain. Token ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur pada ekuitas melalui token berbasis blockchain tanpa harus bergantung pada bursa saham tradisional.
Langkah ini menyoroti dorongan pemerintahan Trump untuk membawa perdagangan saham ke platform kripto yang berpotensi membuka jalan regulasi baru untuk perdagangan saham di luar bursa tradisional.
Baru-baru ini, Komite Perbankan Senat yang dipimpin Partai Republik memajukan undang-undang yang bertujuan menciptakan regulasi AS yang lebih jelas untuk kripto.
Berdasarkan laporan Bloomberg, SEC cenderung mengizinkan perdagangan token yang tidak memiliki dukungan atau persetujuan dari perusahaan publik yang sahamnya mereka lacak.
Laporan itu juga menyebutkan, token akan diperdagangkan di platform kripto terdesentralisasi dan mungkin tidak memberikan hak pemegang saham tradisional, seperti hak suara atau dividen. SEC tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6597831/original/067072200_1779435331-1463705fa06b3ea8d6b889979a5ce262-whatsapp-image-2026-05-22-at-09-24-17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6574122/original/083657800_1779418377-IMG_3856.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3600664/original/072986500_1634092608-13_oktober_2021-1a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6702420/original/003229400_1779521479-IMG-20260523-WA0140.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6694211/original/099744200_1779514506-Screenshot_20260523_122916_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551687/original/075166500_1775734921-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1336024/original/066771100_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR3.jpg)