Jakarta – Salah satu pendiri perusahaan treasury Bitcoin, Strategy, Michael Saylor mengisyaratkan perusahaannya sedang mengakuisisi lebih banyak bitcoin (BTC) di tengah penurunan pasar yang sedang berlangsung.
Saylor mengunggah, grafik akumulasi BTC milik Strategy di platform X pada Minggu, 15 Februari 2026. Grafik tersebut telah menjadi identik dengan aktivitas pembelian BTC perusahaan, sekaligus menandai rencana transaksi BTC ke-99 mereka yang akan datang.
BACA JUGA:Skandal Ponzi Bitcoin: CEO PGI Ramil Palafox Masuk Penjara 20 Tahun
BACA JUGA:Harga Bitcoin Pulih, Sentimen Ini Bakal Bayangi Pasar Kripto
BACA JUGA:Harga Bitcoin Turun, Investor Disebut Masih Bertahan di Kripto
BACA JUGA:Â CEO MARA: Bitcoin Jadi Aset Geopolitik Strategis
Mengutip laman Cointelegraph.com, Senin (16/2/2026), pembelian BTC terbaru Strategy terjadi pada 9 Februari, ketika perusahaan membeli 1.142 BTC dengan nilai lebih dari USD 90 juta, sehingga total kepemilikan mereka mencapai 714.644 BTC, dengan nilai sekitar USD 49,3 miliar berdasarkan harga pasar saat artikel ini diterbitkan.
Bitcoin dan pasar kripto secara luas mengalami penurunan tajam setelah terjadi flash crash pada Oktober yang menyebabkan harga BTC turun lebih dari 50% dari rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD 125.000 dan berada di bawah biaya rata-rata akuisisi Strategy sebesar USD 76.000 per BTC.
Saylor mengatakan, perusahaan tetap melanjutkan akumulasi di tengah penurunan pasar, menentang prediksi sejumlah analis yang memperkirakan Strategy akan menjual kepemilikan Bitcoin mereka atau menghentikan pembelian saat terjadi pelemahan pasar secara luas.
Strategy terus melakukan akumulasi
Saylor menjelaskan, bahkan sebelum flash crash pada Oktober memicu pelemahan pasar, sektor treasury kripto sudah menunjukkan tanda-tanda melemah, dengan banyak perusahaan treasury mencatat penurunan tajam harga saham serta merosotnya mNAV (multiple on net asset value), metrik penting bagi perusahaan treasury kripto. Multiple on net asset value, yaitu premi harga saham perusahaan di atas nilai aset bersihnya, telah turun di bawah angka 1 untuk beberapa perusahaan treasury kripto terkemuka sejak September 2025, menurut peringatan dari Standard Chartered Bank.

/2024/03/03/1059739962.jpg)
/2025/04/03/680313798.jpg)
/2025/12/19/2033941622.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3438115/original/068747600_1619182983-WhatsApp_Image_2021-04-22_at_14.56.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535731/original/078512200_1774100471-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026b.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4989211/original/076237300_1730628007-20241103-Polusi_Pakistan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)