Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rusia telah menyetujui aturan baru yang mewajibkan pencatatan alamat IP jaringan dalam registrasi penambahan kripto resmi. Hal ini memperketat pengawasan teknis pemerintah terhadap operasi penambangan legal.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Senin (25/5/2026), resolusi pemerintah yang meresmikan perubahan itu menyusul pengumuman resmi dari Kementerian Keuangan. Sistem registrasi yang dikelola oleh the Federal Tax Service atau Layanan Pajak Federal (FTS), sudah wajib bagi semua entitas yang beroperasi secara legal sebagai penambang atau operator infrastruktur penambangan di Rusia.
BACA JUGA:Laporan www.wmhg.org dari Rusia: Menelusuri Jejak Kampus-kampus di Moskow Pencetak Para Ahli Kelas Dunia
BACA JUGA:Rudal Rusia Kembali Hantam Ibu Kota Ukraina, Lima Orang Terluka
BACA JUGA:Iran Disebut Hancurkan 20 Persen Armada Drone MQ-9 Reaper AS
Data IP Memperluas Persyaratan Pengungkapan Teknis
Layanan Pajak Federal memelihara registrasi terpisah untuk penambang dan operator infrastruktur penambangan. Akses ke data registri dibatasi untuk kelompok lembaga yang sempit, termasuk badan negara, pengadilan, Bank Sentral Rusia, dan operator jaringan listrik. Sistem ini tidak mempublikasikan bagian mana pun dari data tersebut.
Penambahan alamat IP memperluas cakupan teknis pengungkapan yang diperlukan. Hingga saat ini, registrasi terutama mencatat detail identifikasi bisnis. Persyaratan ini memberi regulator sidik jari tingkat jaringan untuk setiap operasi, sehingga memudahkan untuk mencocokkan aktivitas yang dinyatakan dengan perilaku online yang sebenarnya.
Rusia telah berjuang untuk membuat penambang informal mematuhi peraturan sejak undang-undang aset digital Rusia melegalkan aktivitas tersebut pada 2024. Namun, perkiraan menunjukkan kerugian pajak penambangan informal mencapai USD 122 juta atau Rp 2,15 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.700), yang mencerminkan banyaknya operator yang terus beroperasi di luar sistem registrasi formal.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6597831/original/067072200_1779435331-1463705fa06b3ea8d6b889979a5ce262-whatsapp-image-2026-05-22-at-09-24-17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6830697/original/003618000_1779619075-57992b65-5f14-4955-946f-4313f93717f2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6843528/original/072960200_1779629425-1000324590.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)