Jakarta – Prancis mengambil langkah tegas dalam menghadapi ancaman komputer kuantum yang berpotensi mengguncang sistem keamanan digital di masa depan. Badan keamanan siber Prancis, ANSSI (Agence Nationale de la Sécurité des Systèmes d\’Information), berencana menghentikan sertifikasi produk keamanan yang tidak mendukung teknologi enkripsi tahan kuantum mulai 2027.
Kebijakan tersebut akan berdampak pada berbagai produk yang digunakan oleh lembaga pemerintah dan operator infrastruktur penting di Prancis. Sertifikasi dari ANSSI selama ini menjadi syarat utama agar sebuah produk dapat digunakan dalam sistem yang bersifat sensitif.
BACA JUGA:CIO Bitwise: Reli Kripto Selanjutnya Tak Lagi Seheboh Dulu
BACA JUGA:Pasar Kripto Stagnan di Tengah Ketidakpastian The Fed
BACA JUGA:Perusahaan Fintech Asal Italia Kantongi Lisensi Layanan Kripto
Kepala Staf ANSSI, Samih Souissi, bahkan menegaskan bahwa perusahaan seharusnya hanya membeli produk yang sudah aman terhadap ancaman komputer kuantum paling lambat pada 2030.
“Ini bukan hanya masalah teknis. Ini adalah persoalan tata kelola, perencanaan industri, regulasi, dan kedaulatan,” ujar Souissi, dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (18/6/2026).
Pernyataan tersebut mengubah peringatan yang selama ini bersifat teoritis menjadi standar nyata bagi vendor yang ingin memasuki sektor publik. Dengan kata lain, kesiapan menghadapi era komputasi kuantum kini menjadi syarat penting dalam proses pengadaan teknologi pemerintah.
Langkah Prancis juga sejalan dengan kebijakan yang diterapkan Amerika Serikat. Melalui program CNSA 2.0 milik Badan Keamanan Nasional AS (NSA), seluruh sistem keamanan nasional yang baru harus mendukung algoritma tahan kuantum mulai 1 Januari 2027.



/2025/03/26/1110688078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137056/original/0800_1739923650-DALL__E_2025-02-19_07.06.16_-_A_futuristic_digital_illustration_representing__Altcoin_Season__in_the_cryptocurrency_industry._The_image_features_a_golden_Bitcoin_symbol_in_the_back.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4915985/original/031607000_1723455246-IMG-20240812-WA0066.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969282/original/000378800_1728965246-IMG-20241015-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805341/original/055600100_1713432002-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998689/original/035930000_1779768956-AP26143053613944.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)