Jakarta – Perusahaan kripto Strategy mengungkapkan akuisisi tambahan 13.627 bitcoin (BTC) antara 5-11 Januari 2026. Aksi beli bitcoin itu mencapai USD 1,25 miliar atau Rp 21,07 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.860). Rata-rata harga pembelian bitcoin itu sekitar USD 91.519 per BTC atau Rp 1,54 triliun.
Mengutip Yahoo Finance, Selasa (13/1/2026), pembelian ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang bitcoin terbesar di dunia dan melanjutkan strategi jangka panjangnya dalam memakai aktivitas pasar modal untuk mengakumulasi aset digital tersebut.
BACA JUGA:Mengenal Satoshi Nakamoto, Pencipta Bitcoin dengan Identitas Anonim
BACA JUGA:AS Belum Putuskan Nasib Bitcoin Venezuela Bernilai USD 60 Miliar
BACA JUGA:Pendiri Ethereum: Stablecoin Desentralisasi Belum Cukup Tangguh
BACA JUGA:Standard Chartered Bakal Luncurkan Layanan Pialang Utama Kripto
Total Kepemilikan Bitcoin
Pada 11 Januari, Strategy melaporkan kepemilikan Bitcoin agregat sebesar 687.410 BTC, yang diperoleh dengan total biaya sekitar USD 51,80 miliar atau Rp 873,21 triliun. Harga pembelian rata-rata perusahaan di seluruh kepemilikan mencapai USD 75.353 Â atau Rp 1,27 miliar per Bitcoin, menurut pengajuan tersebut.
Akuisisi terbaru ini terjadi meskipun terjadi volatilitas harga Bitcoin baru-baru ini dan penurunan yang lebih luas dalam produk investasi aset digital, yang menunjukkan keyakinan Strategy yang berkelanjutan terhadap Bitcoin sebagai aset cadangan kas jangka panjang.
Pembelian Didanai Melalui Penerbitan Saham Ekuitas dan Saham Preferensi
Pengajuan tersebut menunjukkan pembelian Bitcoin didanai menggunakan hasil penjualan saham di bawah program at-the-market (ATM) perusahaan, termasuk saham biasa dan saham preferensi.
Selama periode yang sama, Strategy menjual 1.192.262 saham STRC, Saham Preferensi Perpetual Stretch Seri A Tingkat Variabelnya, menghasilkan pendapatan bersih sebesar USD 119,1 juta. Selain itu, perusahaan menjual 6.827.695 saham biasa MSTR Kelas A, menghasilkan pendapatan bersih sebesar USD 1,13 miliar.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)



/2025/12/09/1951891581.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)