Jakarta – Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, memperingatkan bahwa tahun 2026 akan menjadi momen “hidup atau mati” bagi industri kripto. Pernyataan ini disampaikan setelah ia mengungkapkan kerugian sekitar USD 2,5 miliar atau setara triliunan rupiah dalam nilai aset di atas kertas selama empat tahun terakhir.
Dikutip dari Coinmarketcap, Selasa (13/1/2026), dalam wawancara dengan Scott Melker dari kanal The Wolf of All Streets, Hoskinson menjelaskan bahwa kerugian tersebut dipicu oleh kekacauan regulasi dan intervensi politik yang berdampak luas pada pasar kripto global. Menurutnya, periode 2022 hingga 2025 menjadi masa sulit, terutama bagi investor ritel.
BACA JUGA:Pendiri Cardano Kritik Trump, Sebut Kebijakan Kripto AS Makin Buruk
BACA JUGA:Harga Cardano Berpeluang Menguat di 2026, Sinyal Golden Cross Muncul
Runtuhnya bursa kripto FTX dan ekosistem Terra Luna disebut Hoskinson sebagai pukulan besar yang menghancurkan kepercayaan pasar. Di sisi lain, regulasi Amerika Serikat yang agresif dan tidak jelas menciptakan ketakutan berkepanjangan di kalangan investor.
“Investor ritel dihantam, terbakar, dan benar-benar hancur,” kata Hoskinson.
Ia menilai situasi tersebut membuat banyak investor kecil hengkang dari pasar, sementara ketidakpastian hukum membuat pengembangan proyek kripto selain Bitcoin berjalan tersendat. Akibatnya, terjadi ketimpangan pertumbuhan di dalam industri kripto itu sendiri.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433536/original/075673200_1764847742-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto_ikut_membagikan_bantuan_langsung_tunai_Kesejahteraan_Rakyat__BLT_Kesra_..jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446005/original/088102100_1765870455-2578__1_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469582/original/070942900_1768133712-SPinjam_Jelas_Tanpa_Jebakan_-_KV.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470548/original/093400200_1768209884-jem5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5295262/original/098760000_1753431699-Gemini_Generated_Image_mluj6mluj6mluj6m.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429999/original/089186100_1764649357-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1285347/original/078568300_1468231056-20160711-hari-populasi-dunia-FF-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467311/original/035350200_1767870813-Screenshot_2026-01-08_174617.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469994/original/094042700_1768193914-Akses_menuju_Bandara_Internasional_Soekarno_Hatta__terendam_banjir.jpg)