Jakarta – Parlemen Inggris mendesak Bank of England atau Bank Sentral Inggris pada Rabu, 3 Juni 2026 melonggarkan aturan yang direncanakan terkait stablecoin. Parlemen Inggris juga memperingatkan persyaratan yang terlalu ketat dapat menghambat perkembangan pasar stablecoin yang masih baru.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Kamis, (4/6/2026), sebuah komite lintas partai di House of Lords mengatakan, bank sentral harus mempertimbangkan kembali proposal untuk membatasi jumlah stablecoin yang dipegang oleh individu dan bisnis dan mewajibkan penerbit untuk mendukung token dengan deposito tanpa bunga.
BACA JUGA:Tidak Realistis Berharap Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Timnas Inggris Siapkan Skenario Hadapi Cuaca Ekstrem di Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Timnas Inggris Pilih Adaptasi Dini di Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
Stablecoin adalah jenis aset kripto yang dirancang untuk mempertahankan nilai yang stabil, biasanya dengan dipatok pada mata uang fiat. Pasar didominasi oleh token yang terkait dengan dolar AS, sementara stablecoin yang didenominasikan dalam poundsterling hanya mewakili sebagian kecil dari yang digunakan. Otoritas Inggris bertujuan untuk menyelesaikan aturan stablecoin pada akhir tahun ini, secara umum sejalan dengan AS.
Bank Sentral Inggris (BoE), Otoritas Pengawas Keuangan (Financial Conduct Authority), dan Kementerian Keuangan Inggris (HM Treasury) harus mengakui bahwa pasar stablecoin masih baru dan berkembang, dan menyesuaikan rezim regulasi seiring perkembangan pasar, kata the House of Lords Financial Services Regulation Committee dalam sebuah laporan.
Bank of England (BoE), yang aturannya akan berlaku untuk stablecoin sistemik”, stablecoin yang banyak digunakan untuk pembayaran sehari-hari, sebelumnya mengatakan perlindungan yang diberikannya diperlukan untuk mencegah potensi perpindahan dana dari deposito bank ke stablecoin, yang dapat menyebabkan krisis kredit.
Ketua komite, Sheila Noakes mengatakan kepada Reuters, ia tidak yakin BoE telah mengambil pendekatan yang tepat untuk mengatasi kekhawatiran tersebut. Komite tersebut mengatakan Bank of England harus terbuka terhadap pendekatan berbasis prinsip dan kurang preskriptif.
Dalam pidato baru-baru ini, Wakil Gubernur BoE Sarah Breeden mengisyaratkan, bank sentral sedang mempertimbangkan kembali batasan kepemilikan. Seorang juru bicara BoE mengatakan kebijakan final dan rancangan aturan untuk stablecoin sistemik akan diterbitkan pada akhir Juni.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7660040/original/046727000_1780453477-1000775495.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460734/original/054191800_1767277184-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)