Jakarta – Florida kembali berupaya membentuk cadangan kripto strategis. Hal itu akan diatur dalam undang-undang (UU). Hal ini dilakukan setelah Florida gagal membentuk cadangan bitcoin (BTC).
Mengutip Yahoo Finance, Jumat (9/1/2026), diajukan pada Selasa pekan ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) HB 1039 dari perwakilan John Snyder mengikuti RUU sebelumnya yakni HB 487 dan SB 550 yang berupaya mengalokasikan hingga 10% dana negara bagian ke bitcoin tahun lalu.
BACA JUGA:Regulasi Kripto Makin Jelas, CLARITY Act Dorong Adopsi Bitcoin dan Ethereum
BACA JUGA:Nilai Transaksi Kripto 2025 Capai Rp 482,23 Triliun, Lebih Rendah Dibanding 2024
BACA JUGA:JPMorgan Sebut Aliran Dana ke ETF Stabil Dukung Pasar Kripto
BACA JUGA:Jumlah Investor Kripto Tembus 19,56 Juta, Nilai Transaksi Desember Turun
Tidak seperti RUU tersebut, RUU Snyder akan membuat pembentukan dana tersebut berada di luar kas negara dengan pengelolaannya berada di tangan kepala petugas keuangan negara bagian atau chief financial officer (CFO).
Cadangan kripto strategis Florida dibentuk sebagai dana khusus di luar kas negara. Kepala petugas keuangan memiliki hak asuh dan akan mengelola serta mengatur cadangan tersebut,” demikian bunyi dalam teks RUU tersebut.
Untuk mengelola dan mengatur cadangan itu, CFO dapat memperoleh, menukar, menjual, mengawasi, mengelola atau menyimpan segala jenis investasi yang akan dilakukan oleh investor dengan hati-hati, keterampilan dan kewaspadaan yang wajar,”
Meski dalam RUU itu tidak menyebutkan bitcoin sebagai kripto pilihan untuk dana yang diusulkan, aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar adalah satu-satunya aset yang memenuhi kriteria kapitalisasi pasar RUU tersebut. RUU itu mensyaratkan suatu aset harus mempertahankan kapitalisasi pasar setidaknya USD 500 miliar atau Rp 8.404 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.810) dalam dua tahun terakhir.
Bitcoin mempertahankan kapitalisasi pasar lebih dari USD 1,8 triliun pada harga saat ini. Aset terbesar berikutnya, Ethereum, memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 377 miliar.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)