Jakarta – Perusahaan pengelola bitcoin (BTC) yang terdaftar di bursa Tokyo, Metaplanet mengakuisisi 5.075 bitcoin (BTC) selama kuartal pertama 2026. Nilai pembelian USD 405 juta atau Rp 6,85 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.920) dengan harga rata-rata sekitar USD 79.900 atau Rp 1,35 miliar per koin.
Demikian disampaikan perseroan dalam laporan kuartalan pada Rabu, 1 April 2026, dikutip dari Yahoo Finance, Jumat (3/4/2026).
BACA JUGA:Riset: Bitcoin Bisa Lindungi Taiwan dari Risiko Blokade China
BACA JUGA:Bitcoin Terjun ke Level Terendah Pekan Ini, Harga Minyak Jadi Biang Kerok
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 3 April 2026: BTC, ETH hingga SOL Serempak Turun
BACA JUGA:Meneropong Harga Bitcoin di Tengah Sentimen Geopolitik Timur Tengah
Pembelian bitcoin ini meningkatkan total kepemilikannya menjadi 40.177 BTC,diakuisisi dengan nilai sekitar USD 4,18 miliar atau Rp 70,72 triliun. Harga rata-rata pembelian sebesar USD 104.106 per koin atau Rp 1,76 miliar. Hal ini menempatkan perusahaan itu di atas MARA Holdings dan menempati posisi ketiga di antara pemegang bitcoin korporasi yang terdaftar di bursa saham secara global.
Metaplanet kini hanya tertinggal dari Strategy, yang memegang lebih dari 762.099 BTC, dan Twenty One Capital, yang memegang 43.514 BTC. Perusahaan tersebut juga melaporkan imbal hasil BTC sebesar 2,8% sepanjang 2026.
Imbal hasil BTC Metaplanet adalah metrik yang didefinisikan sendiri, bukan bunga atau pengembalian staking pada Bitcoin yang dipegang. Perusahaan menggunakan istilah tersebut untuk merujuk pada pertumbuhan kepemilikan Bitcoin per saham yang terdilusi, pada dasarnya melacak seberapa efektif perusahaan mengakumulasi lebih banyak BTC relatif terhadap basis sahamnya.
Strategy, perusahaan perbendaharaan Bitcoin OG, menggunakan metrik yang sama. Twenty One Capital dulunya mempromosikan metrik Bitcoin Per Share atau BPS, tetapi CEO Jack Mallers mengatakan di podcast-nya pada awal tahun bahwa perusahaan telah berhenti menggunakannya.
/2026/01/18/2123596038.jpg)
/2025/11/19/1688602766.jpg)
/2024/06/04/140834998.jpg)
/2026/01/30/508885737.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204454/original/066255600_1746000657-Jepretan_Layar_2025-04-30_pukul_15.07.37.jpg)