Jakarta – Penggunaan cryptocurrency atau kripto dalam jaringan perdagangan manusia dilaporkan meningkat tajam sepanjang 2025. Laporan terbaru dari Chainalysis menyebutkan, pembayaran kripto ke sindikat yang diduga terlibat perdagangan manusia melonjak hingga 85% dibanding tahun sebelumnya.
Perusahaan analitik blockchain berbasis di Amerika Serikat itu menelusuri ratusan juta dolar transaksi melalui blockchain publik. Mayoritas aktivitas tersebut dikaitkan dengan ekosistem kejahatan yang berkembang di Asia Tenggara.
BACA JUGA:Pemakaian Kripto Makin Meningkat di Rusia, Nilai Transaksi Sentuh Segini
BACA JUGA:Perusahaan Kripto Nexo Kembali ke AS Setelah Bayar Denda ke SEC
BACA JUGA:Sektor Aset Digital Kian Diakui, Figur Industri Kripto Masuk Daftar Fortune Indonesia
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 17 Februari 2026: Bitcoin Masih Lesu, Ethereum Melesat
Menurut laporan, dikutip dari CNBC, Senin (16/2/2026), jaringan tersebut mencakup kompleks penipuan (scam compounds), operasi judi online ilegal, serta jaringan pencucian uang berbahasa Mandarin yang saling terhubung.
Chainalysis mengelompokkan aktivitas kripto yang dilakukan pelaku perdagangan manusia dalam tiga kategori utama, yakni layanan eskort internasional dan prostitusi, perekrut tenaga kerja untuk kompleks penipuan, serta penjual materi pelecehan seksual anak (child sexual abuse material atau CSAM).
Meski sebagian besar layanan berbasis di Asia Tenggara, pembayaran datang dari berbagai wilayah, termasuk Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, hingga Australia. Hal ini menunjukkan jangkauan global jaringan tersebut.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/12/19/1467958746.jpg)
/2021/11/26/1195231662.jpg)
/2020/10/25/1497612513.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494632/original/038532200_1770303408-Menko_AHY.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1785294/original/047078800_1511947711-20171129-Penambahan-Gerbang-JT2.jpg)

/2025/12/08/1682717470.jpg)
/2025/12/21/189247840.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489835/original/093910600_1769935832-7.jpg)