Jakarta – Pemerintah Kolombia resmi memperketat pengawasan terhadap industri kripto. Otoritas pajak Kolombia, Dirección de Impuestos y Aduanas Nacionales (DIAN), menerbitkan Resolusi Nomor 000240 yang mewajibkan bursa kripto melaporkan data pengguna dan transaksi aset digital mulai tahun pajak 2026.
Dikutip dari Coinmarketcap, Senin (12/1/2026), aturan ini mencakup berbagai aset kripto, termasuk Bitcoin dan Ethereum, serta diberlakukan bagi seluruh penyedia layanan kripto yang beroperasi di Kolombia, baik entitas lokal maupun asing yang melayani warga Kolombia.
BACA JUGA:Kolombia Sampaikan Protes ke AS Atas Penghinaan Trump ke Gustavo Petro
BACA JUGA:Diincar Trump, Gustavo Petro Kerahkan 30.000 Prajurit Kolombia ke Perbatasan Venezuela
Kebijakan tersebut sejalan dengan standar internasional OECD Crypto-Asset Reporting Framework (CARF) yang bertujuan meningkatkan transparansi pajak global.
Melalui regulasi ini, bursa kripto diwajibkan menyerahkan informasi detail terkait identitas pengguna dan aktivitas transaksi kepada otoritas pajak. Langkah tersebut diperkirakan akan mengurangi anonimitas transaksi kripto di Kolombia dan meningkatkan pengawasan arus aset digital oleh pemerintah.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470776/original/011670500_1768224924-8e6646fc-c7ea-4733-b15b-5a3a58522913.jpeg)

/2025/09/24/895147874.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469835/original/056109300_1768187316-26db77e2-e2e7-483a-8a0d-ce3f0e6c9ee1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469177/original/055054500_1768089089-1000025997.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308849/original/044013300_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)