Jakarta – Laporan terkait dugaan peretasan yang menimpa sebuah startup stablecoin yang berfokus di Venezuela hingga kini belum didukung bukti kuat. Informasi terverifikasi dari sumber utama masih sulit ditemukan, sementara tidak ada konfirmasi resmi dari pihak perusahaan maupun tokoh industri kripto.
Dikutip dari coinmarketcap, Selasa (6/1/2026), ketiadaan bukti konkret tersebut memunculkan tanda tanya besar mengenai validitas dampak yang dilaporkan. Alhasil, pelaku pasar kripto masih berspekulasi terkait potensi implikasi finansial maupun regulasi dari kabar tersebut.
BACA JUGA:10 Peretasan Bursa Kripto Terbesar Sepanjang 2025
BACA JUGA:10 Peristiwa Besar yang Guncang Pasar Kripto Sepanjang 2025
Sejumlah laporan menyebut startup stablecoin Venezuela menjadi korban peretasan. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi perusahaan atau dokumen pendukung yang dapat diverifikasi. Klaim peretasan tersebut dinilai belum memiliki dasar informasi yang kuat.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426974/original/045149600_1764322636-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3047334/original/082105900_1581414535-20200211-Omnibus-Law-Diyakini-Bisa-Perkuat-Ekonomi-4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3215828/original/052789100_1598082876-22_Agustus_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433267/original/059203400_1764840760-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)