Jakarta – Inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat stabil 2,4 persen secara tahunan (YoY) pada Februari 2026, berdasarkan data Consumer Price Index (CPI) yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Kondisi ini menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed serta sentimen di pasar aset berisiko, termasuk kripto.
Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, kondisi tersebut sekaligus menandakan bahwa pelaku pasar saat ini masih berada dalam fase menunggu kepastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya langkah suku bunga Federal Reserve.
BACA JUGA:Korea Utara Diduga Pakai Pekerja IT Palsu untuk Curi Kripto Rp 13,56 Triliun
BACA JUGA:Harga Meme Coin TRUMP Melonjak 60%, Ternyata Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Analis Bloomberg: Bitcoin Bisa Anjlok ke USD 10.000, Kripto Jadi Aset Mati
Angka inflasi Februari 2026 yang berada di 2,4 persen sesuai dengan ekspektasi pasar. Sehingga sentimen investor cenderung lebih stabil. Dalam situasi seperti ini, pelaku pasar biasanya akan lebih fokus mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed karena kebijakan moneter masih menjadi faktor utama yang memengaruhi likuiditas dan pergerakan aset berisiko termasuk kripto, ungkapnya, dikutip Minggu (15/3/2026).
Untuk saat ini, pasar cenderung berada dalam fase menunggu sambil memperhatikan perkembangan data ekonomi berikutnya, ujar Antony.
Berdasarkan laporan terbaru, inflasi bulanan Amerika Serikat pada Februari 2026 tercatat naik 0,3 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,2 persen pada Januari 2026.
Sementara inflasi inti (core CPI) yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi tercatat naik 0,2 persen secara bulanan dan 2,5 persen secara tahunan, sesuai dengan proyeksi analis.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/08/18/1393014342.jpg)
/2025/07/21/1137651184.jpg)
/2026/01/15/1286167361.jpg)
/2025/02/12/1446703785.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4473781/original/039018600_1687249156-SEC_.jpg)
/2025/07/23/427260430.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4242618/original/081125200_1669641659-UMP_2023.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530878/original/047888800_1773498450-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_17.25.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530544/original/008599000_1773459278-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_09.02.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530784/original/022558300_1773477796-publikasi_1773470106_69b5019a20dc1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4992086/original/041220700_1730810535-IMG-20241105-WA0119.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3410990/original/017708200_1616657084-businessman-with-online-marketing_53876-94857.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530807/original/048687300_1773481617-Hinako_Village_Taiwan.jpg)