Jakarta – Harga kripto selama 24 jam terakhir bergerak bervariasi dengan mayoritas aset digital berkapitalisasi besar berada di zona merah. Tekanan jual masih mendominasi pasar, menyebabkan Bitcoin, Ethereum, XRP, hingga Solana mengalami koreksi lebih dari 1%.
Meski demikian, sejumlah aset masih mampu mencatatkan penguatan, seperti TRON, Stellar, dan CC. Pergerakan tersebut menunjukkan investor masih melakukan rotasi ke beberapa aset tertentu di tengah sentimen pasar yang cenderung berhati-hati.
BACA JUGA:Prancis Perketat Keamanan Digital, Industri Kripto Kena Imbas
BACA JUGA:CIO Bitwise: Reli Kripto Selanjutnya Tak Lagi Seheboh Dulu
BACA JUGA:Pasar Kripto Stagnan di Tengah Ketidakpastian The Fed
Mengutip Coinmarketcap.com, Kamis (18/6/2026) Bitcoin (BTC) masih menjadi kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mencapai US$ 1,29 triliun. Namun, aset digital terbesar di dunia ini terkoreksi 1,86% dalam 24 jam terakhir ke level US$ 64.439,57. Koreksi tersebut terjadi setelah reli yang sempat membawa harga BTC ke level yang lebih tinggi dalam beberapa hari sebelumnya.
Di posisi kedua, Ethereum (ETH) juga mengalami tekanan jual. Kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ini turun 2,46% ke level US$ 1.748,93 dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai US$ 210,81 miliar.
Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) relatif stabil di kisaran US$ 0,9990 atau naik tipis 0,01%. USDT saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 186,38 miliar dan tetap menjadi aset kripto terbesar ketiga secara global.
Binance Coin (BNB) turut terkoreksi 0,63% ke level US$ 601,01. Meski mengalami penurunan, BNB masih mempertahankan posisi sebagai salah satu aset kripto terbesar dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 80,91 miliar.
Di urutan kelima terdapat USD Coin (USDC) yang bergerak stabil di US$ 0,9998 atau menguat tipis 0,01%. Stablecoin ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 74,73 miliar.



/2025/08/04/1594204928.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3314598/original/047423300_1606993117-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969282/original/000378800_1728965246-IMG-20241015-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4006919/original/025835200_1650955910-20220426-Mudik-Lebaran-2022-Lewat-Jalur-Laut-Herman-6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998689/original/035930000_1779768956-AP26143053613944.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)