Jakarta – Harga selama 24 jam terakhir pasar kripto kompak bergerak di zona merah, dengan mayoritas aset digital papan atas mencatatkan penurunan. Tekanan jual terlihat merata, mulai dari aset berkapitalisasi jumbo hingga altcoin, meski ada satu-dua koin yang masih bertahan di zona hijau.
Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati, di tengah ketidakpastian global dan aksi ambil untung jangka pendek. Meski begitu, kapitalisasi pasar sejumlah kripto besar masih menunjukkan kekuatan fundamental yang solid.
BACA JUGA:Riset: Bitcoin Bisa Lindungi Taiwan dari Risiko Blokade China
BACA JUGA:Bitcoin Terjun ke Level Terendah Pekan Ini, Harga Minyak Jadi Biang Kerok
BACA JUGA:ICEx Resmi Diluncurkan, Perkuat Ekosistem Kripto Indonesia Berstandar Global
Mengutip Coinmarketcap.com, Jumat (3/4/2026) Bitcoin masih menjadi pemimpin pasar dengan kapitalisasi sekitar USD 1,34 triliun. Namun dalam 24 jam terakhir, harganya turun 2,21% ke level USD 66.824,67. Penurunan ini menunjukkan tekanan jual masih membayangi aset kripto terbesar tersebut.
Ethereum juga ikut melemah cukup dalam. Dengan kapitalisasi pasar USD 248,39 miliar, harga ETH turun 4,48% menjadi USD 2.059,20.
Sementara itu, Tether sebagai stablecoin terbesar mencatat kapitalisasi USD 184,13 miliar. Harganya relatif stabil di USD 0,9997 atau nyaris tidak berubah, menegaskan fungsinya sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas.
Berikutnya, XRP mencatat kapitalisasi USD 80,76 miliar. Dalam 24 jam, harga XRP turun 2,83% ke USD 1,31, mencerminkan tekanan jual yang masih cukup kuat di aset ini.
Di posisi kelima, BNB memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 79,52 miliar. Harga BNB terkoreksi paling dalam di kelompok ini, yakni 5,09% menjadi USD 583,16.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2026/01/18/2123596038.jpg)
/2025/11/19/1688602766.jpg)
/2024/06/04/140834998.jpg)
/2026/01/30/508885737.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204454/original/066255600_1746000657-Jepretan_Layar_2025-04-30_pukul_15.07.37.jpg)